Senin, 26 September 2016

Ini 10 Helikopter Serbu Paling 'Sangar' di Muka Bumi

 
CB, Jakarta Secara keseluruhan, ada 27 helikopter serbu militer di seluruh dunia hingga saat ini. Tapi, helikopter serbu mana yang terbaik sekarang?
Situs Wonderlist.com yang dikutip pada Sabtu (24/9/2016) membuat daftar 10 helikopter serbu termaju sedunia.
Analisis yang dilakukan didasarkan kepada kombinasi penilaian unjuk kerja, kecepatan, perlindungan, keuletan, kemampuan daya tembak, dan avionik.
Daftar ini hanya berisi helikopter serbu terbaik yang sedang dipakai saat ini:

1. Mil Mi-24 Hind (Rusia)
Mi-24 adalah salah satu helikopter meriam, tempur, dan serbu paling dikenal di seluruh dunia. Saat ini dipakai oleh 50 kesatuan udara.
Produksi Mi-24 sudah dihentikan pada 1991, tapi helikopter ini dipandang sebagai helikopter serbu yang terbaik dan paling maju yang pernah dibuat.
Mi-24 dilengkapi dengan meriam kembar 23-mm dan membawa rudal-rudal anti-tank 9M17P Skorpion (AT-2 Swatter) dan 9M114 Shturm (AT-6 Spiral).

2. Boeing AH-64D Longbow Apache (Amerika Serikat)
Helikopter empat bilah Boeing AH-64 Apache ini dikenal sebagai penguasa dan pemilik sistem senjata anti lapis baja paling digdaya dalam Perang Teluk.
Versi terkininya adalah AH-64E Apache Guardian yang hingga 2012 masih disebut dengan AH-64D Block III.
AH-64 Apache memiliki sebuah meriam M230 dan membawa 16 rudal anti-tank AGM-114L Hellfire 2, 4 rudal Stinger, Mistral untuk 2 rudal udara-ke-udara AIM-9 Sidewinder atau 2 rudal anti radar AGM-122 Sidearm dan selongsong roket 19-tembakan Hydra 70.

Pembawa Rudal

3. Agusta A129 Mangusta (Italia)
Helikopter ini merupakan helikopter serbu pertama yang dibuat di Eropa Barat. Agusta A129 Mangusta merupakan salah satu helikopter serbu paling canggih.
Agusta A129 Mangusta memiliki dua tempat duduk dan dua mesin. Ia dirancang khusus untuk peran anti-lapis baja.
Helikopter ini memiliki satu laras meriam 20-mm dan bisa menggendong serenteng senapan mesin 12,7-mm. Bisa juga untuk membawa 8 rudal anti-tank TOW-2A, 50 roket Medusa 70-mm atau 81-mm.

4. Denel AH-2 Rooivalk (Afrika Selatan)
Rooivalk helikopter serbu generasi baru dari Denel Aviation di Afrika Selatan.
AH-2 Rooivalk dapat membawa sejumlah jenis senjata tergantung kepada tugasnya. Ia dilengkapi dengan meriam 20-mm Armscor dan mengangkut 4 x 4 peluncur roket untuk TOW atau rudal anti-tank Denel ZT-6 Mokopa.
Ia juga membawa peluncur roket 70-mm roket biasa jika sedang tidak membawa rudal.
Kokpit Bertingkat
 
5. Z-10 (China)
Z-10 adalah helikopter baru China dan dikhususkan sebagai helikopter serbu. Ia diduga satu kelas dengan A-129 Mangusta dan AH-2 Rooivalk.
Pesawat ini memiliki konfigurasi pesawat meriam berbadan sempit dengan kokpit tandem bertingkat.
Z-10 memiliki sepucuk meriam 30-mm dan membawa rudal anti-tank HJ-9 atau HJ-10, rudal udara-ke-udara TY-90 dan selongsong roket biasa.

6. Eurocopter Tiger (Prancis & Jerman)
Sebagai salah satu helikopter serbu termaju, Eurocopter Tiger sekarang dipakai oleh angkatan udara Jerman dan Prancis. Helikopter ini pertama kali berdinas pada 2003.
Helikopter empat-bilah dengan dua mesin ini memiliki sepucuk meriam 30-mm dan membawa 8 rudal anti-tank HOT 2, HOT 3 atau Trigat 2, sebanyak 4 rudal udara-ke-udara jarak pendek Stinger 2 atau Mistral, ditambah dengan roket 68 x 68-mm dan serenteng senapan mesin 12,7 mm.

Tangguh di Segala Cuaca

7. Mil Mi-28 Havoc (Rusia)
Mil Mi-28 Havoc beroperasi di segala cuaca, baik siang maupun malam. Havoc merupakan salah satu helikopter serbu lapis baja yang termaju.
Ia ditugaskan untuk menjadi helikopter serbu tanpa kemampuan transpor sekunder dan mulai dipakai dinas di Rusia pada 2006.
Mil Mi-28 Havoc memiliki kecepatan maksimum 320 kilometer/jam, dilengkapi dengan sepucuk meriaam 30-mm dan membawa 9 rudal M114 Shturm-C, 9 rudal M120 atau M121F Vikhr, atau 9 rudal anti-tank A-2200.

8. Kamov Ka-52 Hokum-B (Rusia)
Pesawat ini merupakan versi 2 kursi sekaligus pembaruan untuk Ka-50 dan merupakan salah satu helikopter serbu tercepat dan termaju di dunia.
Kamov Ka-52 Hokum-B adalah helikopter serbu peran ganda dan sangat kuat di segala cuaca.
Ia juga merupakan yang paling lincah dan mampu beroperasi siang dan malam.
Ka-52 membawa sepucuk meriam 30-mm dengan 460 butir peluru, 12 rudal anti-tank Vikhr (AT-9 Spiral) atau 4 rudal udara-ke-udara Igla-V dan dapat membawa beberapa roket biasa.

Mesin Turbo Ganda

9. Bell AH-1Z Viper (Amerika Serikat)
Sebagai salah satu helikopter serbu termaju, Bell AH-1Z adalah versi modern untuk AH-1 Cobra. Ia dilengkapi dengan senjata-senjata dan perangkat penyintasan (survival) paling maju sedunia.
Bell AH-1Z Viper adalah satu-satunya helikopter dengan kemampuan rudal udara-ke-udara yang terintegrasi sepenuhnya.
Helikopter ini memiliki meriam 3-laras ukuran 20-mm dengan 750 peluru dan membawa rudal anti-tank AGM-114A/B/C, rudal anti-kapal AGM-114F, rudal udara-ke-udara AIM-9, sejumlah selongsong untuk roket 70-mm biasa, dan bom tak berkendali.

10. AH-64E Apache Guardian (Amerika Serikat)
Bicara soal helikopter serbu terbaik, Boeing AH-64E Apache Guardian adalah yang termaju yang pernah dibuat.
Helikopter ini memiliki empat-bilah, mesin turbo ganda, dengan peletakan roda pendaratan di ekor, dan kokpit tandem untuk dua awak.
Dengan kecepatan maksimum 300 kilometer/jam, helikopter ini memiliki sepucuk meriam 30-mm dan membawa 16 rudal AGM-114L Hellfire, 2 rudal anti-tank, 4 rudal AIM-92 Stinger, atau 2 rudal udara-ke-udara AIM-9 Sidewinder, 2 rudal anti-radiasi AGM-122 Sidearm dan selongsong roket 19-tembakan roket Hydra 70.




Credit  Liputan6.com




PSK hingga Racun, Ini 10 Cara CIA 'Lumpuhkan' Musuh

 
CB, Virginia - Pada awal 1950-an, CIA memulai sebuah program yang disebut MK-ULTRA. Projek tersebut dilakukan sebagai langkah pencegahan terhadap kemajuan kemampuan mata-mata Uni Soviet, kini Rusia.

Agensi intelijen itu menyelidiki apakah Lysergic acid diethylamide (LSD) -- obat yang terkenal dengan efek psikologinya -- bisa digunakan untuk pengendalian pikiran.
Keberadaan MK_ULTRA sendiri lumayan dikenal, namun tidak ada yang tahu seberapa gilanya detail pelaksanaan projek tersebut.
Agen CIA melakukan hal yang sangat edan dengan percobaan LSD mereka. Tidak jelas apakah mereka mendapatkan sesuatu yang menjadi tujuan mereka dalam percobaan itu.
Tapi sejarah mencatat ada setidaknya 10 percobaan gila yang dilakukan CIA untuk menguji keefektifan LSD, seperti dikutip dari Listverse.com, Jumat (23/9/2016).

1. Para Agen Saling Meracuni
Pada masa awal percobaan MK-ULTRA, LSD digunakan pada agen CIA yang bersedia menjadi tikus percobaan. Mereka mengambil sedikit LSD dan mencatat efek yang dirasakan.
Tapi seiring dengan berjalannya waktu, para agen badan intelijen itu akhirnya setuju untuk 'diracuni' kapan saja. Agen memasukkan LSD ke dalam minuman rekan kerja mereka hampir setiap hari.
Mereka kerap kali menemukan kopi yang diminum setiap pagi mengandung asam di dalamnya. Para agen hanya menganggap hal tersebut sebagai suatu 'resiko' pekerjaan mereka.
Namun percobaan itu semakin gila. Pada 1954 CIA mengadakan pesta kantor besar-besaran. Kala itu para agen diminta untuk tidak memasukkan LSD ke dalam minuman dan disarankan untuk tidak membawa obat tersebut.
Namun, sudah tidak ada lagi rasa saling percaya di antara agen. Seorang anggota badan intelijen itu bahkan membawa botol wine-nya sendiri. Dia bahkan tidak pernah melepaskan minuman itu dari tangannya, walaupun hanya satu detik.

2. Agen CIA 'Berubah' Jadi Pesulap
Setelah beberapa tahun membius agen dengan menggunakan LSD, CIA memutuskan untuk melakukan percobaan kepada masyarakat acak.
Untuk melancarkan percobaan itu mereka harus mempelajari ilmu baru, bagaimana membuat orang tidak mencurigai apa yang mereka lakukan.
Singkat cerita, CIA mempekerjakan seorang pesulap profesional, John Mullholland. Pria itu kemudian menuliskan manual tentang bagaimana menjadi 'ringan' tangan.
Hal tersebut berguna untuk melatih agen memasukkan LSD ke dalam minuman seseorang tanpa diketahui. Mullholland juga mengajari agen CIA itu bagaimana cara mengalihkan perhatian.
Salah satunya dengan menyalakan korek api untuk mengalihkan perhatian target dari tangan yang satu lagi. Pesulap itu juga mengajarkan trik menempelkan pil LSD di bawah laptop dan menjatuhkannya di dalam minuman.
Walaupun telah mempekerjakan seorang pesulap, sebuah laporan mengatakan metode Mullholland tidak pernah digunakan. Namun dokumen lainnya menyebutkan bahwa tipuan sulap itu menjadi 'kunci' program MK-ULTRA.

PSK dan Pasien Kejiwaan

3. CIA Gunakan PSK untuk Bius Klien
Salah satu cara gila lainnya yang digunakan CIA untuk menguji LSD adalah melalui Operasi Klimaks Tengah Malam. Seperti namanya, operasi itu melibatkan pekerja seks komersial dan sebuah rumah bordil.
CIA membayar  PSK di tempat itu sebanyak US$ 100, untuk menggoda para pria memasuki tempat mereka. Setelah para hidung belang masuk ke dalam jebakan, mereka diberi minuman yang mengandung LSD.
Mereka kemudian dibawa ke dalam kamar kaca satu arah, di mana agen mengamati perilaku pria-pria mabuk itu.
CIA mengaku melakukan uji coba itu untuk melihat apakah PSK bisa dijadikan agen rahasia. Mereka juga ingin tahu apakah seks dan obat dapat digunakan untuk mendapatkan informasi.
Namun ada yang mengatakan bahwa CIA melakukan hal itu hanya untuk melihat orang melakukan hubungan intim.

4. Pasien Mental Diberi Obat-obatan hingga Koma
Kanada disebut-sebut juga memiliki keterlibatan dengan percobaan MK-ULTRA. Seorang profesor bernama Dr. Hebb dilaporkan berhasil mencuci otak pelajar untuk menerima informasi yang menyatakan Tuhan menciptakan dunia dalam 7 hari.
Dia 'meracuni' pelajar ateis di dalam tangki deprivasi sensorik dan memutar rekaman yang mendukung penciptaan.
Ketika mereka keluar dari dalam tangki tersebut mereka menjadi sangat mendukung ide bahwa jagad raya diciptakan oleh tuhan yang maha kuasa.
Berawal dari ide Dr,. Hebb tersebut seorang peneliti lainnya, Dr Cameron melakukan percobaan lebih lanjut. Dia menggunakan minuman cocktail bercampur LSD untuk membuat pasien kejiwaan mengalami koma selama 10 hari.
Ketika mereka mulai sadar dari koma, Dr. Cameron memberi kejutan listrik 2 kali sehari, hampir 5 kali lebih sering dari biasanya.
Dengan melakukan hal berbahaya itu, dia berharap dapat 'merancang kembali' pola pikir manusia dan mengubah pola pandang seseorang seutuhnya. Percobaan itu bisa saja berhasil.
Setelah beberapa hari metode yang digunakan Cameron dipresentasikan dalam manual latihan interogasi CIA.

Mabuk dan Kucing Percobaan

5. Mabuk Selama 174 Hari
Beberapa eksperimen yang dilakukan CIA untuk mencapai tujuannya benar-benar gila. Salah satu percobaan dilakukan hanya untuk melihat berapa lama seorang agen dapat mabuk.
Jawabannya mengejutkan. Setelah penelitian dilakukan didapatkan hasil bahwa agen  itu bisa 'terbang' dalam waktu yang sangat lama.
Dalam sebuah percobaan CIA menggunakan sekelompok orang keturunan Afrika-Amerika yang tinggal di lingkungan di mana masyarakatnya biasa mengonsumsi obat-obatan.
Kelompok itu kemudian diberi LSD selama 77 hari berturut-turut. Setiap kali mereka mulai terbiasa dengan dosis yang diberikan, takaran LSD akan dinaikkan untuk melihat apakah orang-orang itu dapat menahannya.
Tidak puas dengan hasil tersebut, CIA menggunakan seorang pasien kejiwaan di Kentucky. LSD diberikan kepada pria itu setiap hari tanpa henti hingga 174 hari lamanya.
Setelah percobaan berakhir, pasien kejiwaan itu diduga menjadi ketergantungan LSD selama hidupnya.

6. Kucing Percobaan
Tidak puas hanya menggunakan manusia sebagai alat percobaannya, CIA kemudian menggunakan binatang. Mereka memberikan LSD pada beberapa hewan seperti anjing, laba-laba, dan kucing.
Percobaan pada kucing itu direkam. Pertama-tama mereka memasukkan hewan tersebut ke dalam sebuah kotak dalam keadaan sadar. Setelah itu peneliti CIA menaruh tikus ke dalam tempat yang sama.
Awalnya kucing itu langsung menerkam mangsanya. Namun, setelah gas LSD disemprotkan ke dalam kotak itu, kucing yang tadinya garang berubah drastis. Hewan itu malah menjadi ketakutan menghadapi tikus putih itu.
Setiap kali makhluk kecil itu mendekat, kucing akan melompat 'menyelamatkan' diri ke sudut kotak. Video itu kemudian dikirimkan kepada angkatan sebagai bukti bahwa LSD bekerja dengan baik.

Gajah dan Perkampungan Prancis

7. Gajah Overdosis
Tidak puas dengan hasil percobaan pada kucing, CIA kembali melakukan eksperimen hewan. Kali ini mereka menggunakan binatang yang lebih besar, gajah.
Pada 1962 University of Oklahoma bersama dengan CIA, melakukan eksperimen efek LSD pada gajah. Penelitian itu dilakukan karena mereka ingin melihat dapatkah binatang besar itu menjadi liar dan mengamuk setelah di suntik obat tersebut.
Alih-alih membuat gajah itu mengamuk, obat itu malah membuat hewan itu mati.
Gajah seberat 3.200 kilogram itu diberikan LSD sebanyak 297 miligram. Hewan itu tidak menjadi gila, dia hanya membunyikan suara terompet belalai, jatuh ke tanah, dan kejang-kejang.
Mereka mencoba menyelamatkan gajah itu dengan menuangkan 2.800 miligram Sparine melalui telinganya. Sayang usaha itu tidak berhasil. Gajah itu pingsan selama 1 jam 40 menit dan mati.

8. 'Meracuni' Perkampungan Prancis
Pada 195,1, warga di perkampungan Prancis dilanda rasa pusing dan halusinasi. Seorang pria bahkan dilaporkan dimakan ular saat dia terjun ke sungai, mencoba membuat dirinya tenggelam.
Sementara itu pria lainnya berhalusinasi jantungnya 'merangkak' keluar hingga kaki, dan meminta dokter untuk mengembalikannya ke tempat semula.
Warga lainnya mengaku bunga merah tumbuh di sekujur tubuhnya. Akibat dari kekacauan itu, banyak orang masuk rumah sakit dan setidaknya 5 orang tewas.
Setelah ditelusuri, hal tersebut ternyata diakibatkan oleh roti yang dikonsumsi warga mengandung LSD.
Hal tersebut diutarakan oleh seorang wartawan, H.P. Albarelli Jr. Albarelli mengaku mendapatkan informasi tersebut dari orang dalam CIA. Mengejutkannya, badan intelijen itu sama sekali tidak menyangkal kemungkinan itu.

Politisi dan Obat Baru

9. CIA Mencoba Meracuni Fidel Castro
Setelah melihat efek yang dirasakan pengguna LSD, CIA bertekad untuk mempermalukan seorang politisi terkenal Fidel Castro.
Rencananya, mereka akan memberikan dosis obat itu kepada Castro, saat dia melakukan jumpa pers dalam sebuah siaran langsung TV. Para agen berharap jika Castro merasakan efeknya, dia akan mempermalukan dirinya sendiri di depan umum dengan bertingkah konyol atau mabuk.
Namun rencana itu tidak terlaksanakan. Target mereka berubah dari mempermalukan menjadi membunuh pria itu.
Walaupun begitu CIA tetap berencana meracuni pimpinan musuh. Terakhir mereka menargetkan Presiden Mesir, Gamal Abdul Nasser.

10. LSD Digantikan dengan Obat Baru
Setelah melakukan beberapa eksperimen menggunakan LSD, CIA kembali membuat obat jenis baru yang disebut BZ.
CIA beranggapan projek MK_ULTRA adalah sebuah kegagalan. Mereka mengatakan bahwa obat itu tidak terlalu efektif dan berguna.
Badan intelijen itu kemudian kembali membuat beberapa eksperimen obat, di antaranya Electric Kool-Aid Acid Test dan Unabomber.




Credit  Liputan6.com





10 'Penelitian Gila' yang Raih Penghargaan Ig Nobel

 
CB, Cambridge - Seorang pria Inggris yang tinggal di Pegunungan Alpen dan mencoba hidup seperti kambing selama tiga hari, menjadi peraih salah satu kategori Ig Nobel.
Pria bernama Tom Thwaites itu memiliki prostesis atau bagian tubuh buatan yang membuatnya dapat berjalan seperti hewan berkaki empat. Lalu, apakah Ig Nobel itu?
Seperti dilansir Wikipedia, Ig Nobel merupakan sebuah parodi penghargaan Nobel yang mengkhususkan pada hasil penelitian yang awalnya membuat masyarakat tertawa namun akhirnya membuat mereka berpikir dan kritis.
Ig Nobel yang tak sepopuler Nobel asli itu terinspirasi oleh majalah sains humor Annals of Improbable Research. Setiap tahun, penghargaan itu diselenggarakan di Harvard University, Amerika Serikat.

Pada tahun ini, Ig Nobel tak hanya diraih oleh Tom Thwaites. Sejumlah penelitian 'konyol' lain seperti mempelajari kepribadian bebatuan juga meraih penghargaan.
Walaupun penghargaan itu terdengar gila, namun jika dipelajari lebih dalam, penelitian yang meraih Ig Nobel sebenarnya dimaksudkan untuk mengatasi masalah di dunia nyata. Hampir seluruh studi tersebut juga telah ditinjau dan dimuat dalam jurnal ilmiah.
Tak hanya diberikan secara perorangan, produsen mobil asal Jerman Volkswagen juga meraih Ig Nobel dalam bidang kimia setelah berhasil membuat cara untuk mencurangi tes emisi.
Si manusia-kambing, Tom Thwaites, menerima penghargaan di bidang biologi dengan Charles Foster yang juga menghabiskan waktu di alam liar untuk mendapat pengalaman hidup dari sudut pandang hewan.
Thwaites mengaku, pada awalnya ia melakukan hal itu sebagai upaya untuk melarikan diri dari tekanan kehidupan modern. Pria tersebut menghabiskan satu tahun untuk meneliti idenya.
Ia bahkan membujuk seorang ahli prostesis, Dr Glyn Heath di Salford University untuk membuatkannya satu set kaki kambing.
Saat menjalankan penelitiannya Thwaites membangun ikatan kuat dengan hewan, khususnya kambing. Di sisi lain, ia juga hampir menyebabkan pertengkaran besar di antara hewan itu.
"Aku hanya berjalan berkeliling, mengunyah rumput, dan melihat ke atas dan tiba-tiba semuanya berhenti mengunyah dan terdapat ketegangan di mana aku tak perhatikan sebelumnya. Satu atau dua kambing menggerak-gerakkan tanduknya dan aku pikir diriku akan terlibat dalam satu perkelahian," ujar Thwaites kepada BBC News.

Daftar Penerima Ig Nobel 2016

Ig Nobel ke-26 yang di yang dihelat pada Kamis, 22 September 2016 di Sanders Theater, Harvard University, dilaporkan menjadi acara paling kisruh.
Hadirin penghargaan tersebut melemparkan pesawat kertas sementara peraih Nobel berusaha membagikan hadiah.
Seperti dikutip dari BBC News, Jumat (23/9/2016), berikut adalah daftar pemenang Ig Nobel 2016.
Penghargaan di bidang Reproduksi
Ahmed Shafik, karena telah meneliti efek pemakaian celana berbahan polyester, katun, atau wol dalam kehidupan seks tikus.
Penghargaan di bidang Ekonomi
Marks Avis dan rekan, dalam mempersepsikan kepribadian bebatuan dari perspektif penjualan dan pemasaran.
Penghargaan di bidang Fisika
Gabor Horvath dan rekan, dalam penelitian yang mengungkap bahwa kuda berambut putih lebih tahan terhadap langau, serta penemuannya yang mengungkap mengapa capung sangat teratrik dengan batu nisan hitam.
Penghargaan di bidang Kimia
Volkswagen, dalam memecahkan emisi polusi berlebih pada mobil secara otomatis, elektromekanik memproduksi emisi lebih sedikit ketika mobil diuji coba.
Penghargaan di bidang Kedokteran

Christoph Helmchen dan rekan, karena telah menemukan bahwa kita bisa mengurangi gatal di sisi kiri badan dengan melihat ke cermin dan menggaruk bagian kanan badan (dan sebaliknya).
Penghargaan di bidang Psikologi

Evelyne Debey dan rekan, karena telah bertanya kepada seribu pembohong tentang seberapa sering mereka berbohong, dan memutuskan apakah para peneliti mempercayai jawaban tersebut.
Penghargaan di bidang Perdamaian

Gordon Pennycook dan rekan, dalam studi ilmiahnya yang berjudul "On the Reception and Detection of Pseudo-Profound Bullshit".
Penghargaan di bidang Biologi

Diberikan bersama-sama kepada Charles Foster karena telah hidup di alam liar sebagai luak, berang-berang, rusa, rubah, dan burung, serta Thomas Thwaites yang membuat prostetis yang membuatnya dapat bergerak dan menghabiskan waktu di perbukitan dengan membaur di kalangan kambing.
Penghargaan di bidang Sastra
Fredrik Sjoberg, atas karya autobiografi tiga volume tentang kesenangan mengoleksi lalat mati dan lalat yang belum mati.
Penghargaan di bidang Persepsi
Atsuki Higashiyama dan Kohei Adachi, karena telah menyelidiki apakah hal-hal terlihat berbeda ketika kita membungkuk dan melihat dunia di antara kaki.





Credit  Liputan6.com