Presiden
Brazil, Jair Bolsonaro dilaporkan telah menandatangani perjanjian untuk
membuka pangkalan bagi peluncuran satelit Amerika Serikat (AS).
Foto/Istimewa
BRASILIA
- Presiden Brazil, Jair Bolsonaro dilaporkan telah menandatangani
perjanjian untuk membuka pangkalan bagi peluncuran satelit Amerika
Serikat (AS). Penandatanganan ini dilakukan jelang pertemuannya dengan
Presiden AS, Donald Trump di Washington.
Bolsonaro menandatangani
perjanjian dengan perusahaan AS tentang pengamanan teknis untuk
memungkinkan peluncuran satelit komersial dari pangkalan Alcantara di
negara bagian Maranhao, Brasil utara. Alcantara adalah lokasi yang
ideal, karena terletak di dekat Equator, mengurangi kebutuhan bahan
bakar hingga 30 persen.
"Kita harus berterima kasih kepada Tuhan
atas perubahan ideologi baru-baru ini di Brasil. Kami ingin memiliki
Brasil yang hebat, sama seperti Trump ingin membuat Amerika hebat," kata
Bolsonaro, seperti dilansir Al Arabiya pada Selasa (19/3).
Namun,
kesepakatan itu perlu persetujuan dari Kongres Brazil, yang memblokir
perjanjian serupa oleh mantan presiden Fernando Henrique Cardoso dengan
alasan bahwa negara itu akan kehilangan kedaulatan terhadap AS.
Sementara
itu, terkait pertemuan dengan Trump, Bolsonaro mengatakan dia juga akan
berbicara tentang kampanye bersama mereka untuk menggulingkan presiden
sayap kiri Venezuela, Nicolas Maduro.
“Kita tidak bisa
meninggalkan mereka sebagaimana adanya. Kita harus membebaskan bangsa
Venezuela. Inilah sebabnya kami mengandalkan Amerika Serikat untuk
mencapai tujuan ini," katanya.
Belum diketahui siapa yang bertanggung-jawab
atas serangan itu. AS seringkali melancarkan serangan seperti itu di
negara Tanduk Afrika tersebut
Mogadishu (CB) - Serangan udara
di dekat Kotak Kecil Afgoye di Somalia telah menewaskan empat orang,
kata keluarga salah seorang korban kepada Reuters pada Selasa (19/3).
Abiqadir Nur, seorang pegawai perusahaan telekomunikasi Hormuud Telecom,
dan tiga orang lagi tewas sekitar pukul 01.30 GMT (10.30 WIB), saat
mereka berkendaraan melalui Desa Laanta Buuro di Wilayah Lower Shabelle
di bagian Barat-Daya negeri tersebut, sekitar 45 kilometer dari Ibu Kota
Somalia, Mogadishu.
"Nur dan tiga orang lagi meninggal di lokasi. Saudaranya Mahad Nur menderita luka bakar total," kata sepupu Nur, Abdullahi Ali.
Belum diketahui siapa yang bertanggung-jawab atas serangan itu. AS
seringkali melancarkan serangan seperti itu di negara Tanduk Afrika
tersebut.
Serangan itu bertujuan mendukung Pemerintah Sentral Somalia, yang
didukung PBB dan telah memerangi kelompok Ash-Shabaab selama
bertahun-tahun.
Gerilyawan didesak ke luar Mogadishu pada 2011, tapi mempertahankan kehadiran yang kuat di bagian Selatan dan tengah negeri itu.
Komando AS di Afrika (AFRICOM) belum menanggapi permintaah komentar melalui surel.
Ash-Shabaab menyatakan kerabat orang yang tewas dalam serangan udara
seringkali dimotivasi untuk bergabung dengan kelompok gerilyawan garis
keras, yang ingin memberlakukan Hukum Syari'ah, di Somalia.
Teroris Selandia Baru, Brenton Tarrant, muncul di pengadilan. Foto/Istimewa
WELLINGTON
- Polisi Selandia Baru tengah menyelidiki aktifitas tersangka pelaku
teror Christchurch di dunia maya. Penyelidik meneliti keterlibatan
Brenton Tarrant dalam pembicaraan sayap kanan dan aktivitas internet
lainnya sejak serangan di Christchurch pada hari Jumat.
Lewat
sebuah email, pihak kepolisian Selandia Baru meminta situs yang berpusat
di Amerika Serikat yang memelihara email dan alamat IP yang terhubung
ke sejumlah postingan tentang serangan itu. Tetapi permintaan itu
disambut dengan jawaban penuh sumpah serapah.
Dalam balasan yang
diposting di situs tersebut, pendirinya menggambarkan permintaan itu
sebagai "lelucon" sebelum menyebut Selandia Baru sebagai "shithole" dan
"negara pulau yang tidak relevan" seperti dikutip dari tvnz.co.nz, Rabu (20/3/2019).
Polisi
dalam sebuah pernyataan mengkonfirmasi bahwa mereka telah menghubungi
situs tersebut, tetapi tidak mau berkomentar lebih lanjut.
Tarrant
memposting "manifesto" setebal 74 halaman secara online dan memberikan
sinyal aksi penembakannya di setidaknya satu forum kontroversial yang
populer di kalangan kelompok sayap kanan.
Dia juga menyiarkan
langsung serangan itu, dengan Facebook mengatakan pihaknya telah
menghapus 1,5 juta video dalam 24 jam karena pihak berwenang berusaha
menghentikan penyebarannya.
Facebook
mengatakan video asli pada layanannya, siaran langsung seorang pria
bersenjata yang menembak di dalam dan sekitar masjid, ditonton kurang
dari 200 kali.
Sementara salinan videonya yang diarsipkan
ditonton sekitar 3.800 sebelum perusahaan itu menghapusnya, kata
Facebook dalam sebuah posting blog pada hari Senin
Perdana
Menteri Australia Scott Morrison telah menulis kepada dunia
internasional meminta mereka untuk menindak perusahaan media sosial yang
menyiarkan serangan teroris.
Forum Internet Global untuk Menangkal Terorisme - sebuah konsorsium
perusahaan teknologi global termasuk Facebook, Google dan Twitter -
mengatakan mereka berbagi "sidik jari" digital lebih dari 800 versi
video yang diedit.
Awal pekan ini, seorang remaja pria berusia 18
tahun dituduh menyiarkan sebuah siaran langsung yang tidak terhubung
dengan teror muncul di Pengadilan Distrik Christchurch.
Remaja
itu juga dituduh memasang foto salah satu masjid yang jadi sasaran
penyerangan dengan pesan "target telah didapatkan." Pihak pengadilan
menolak membebaskannya dengan jaminan dan bisa menghadapi hukuman
penjara 14 tahun jika terbukti bersalah.
Tentara di Kamp Militer Waiouru berlatih dengan senapan MARS-L yang baru.[stuff.co.nz]
CB, Jakarta - PM Jacinda Ardern mengatakan akan mengubah UU Kepemilikan Senjata Api Selandia Baru pasca-penembakan di Christchurch.
"Aku
bisa memberitahu Kalian satu hal sekarang: undang-undang senjata kita
akan berubah," kata Ardern, dikutip dari Euronews, 20 Maret 2019.
"Ada
upaya untuk mengubah undang-undang kami pada 2005, 2012 dan setelah
penyelidikan pada 2017. Sekarang saatnya untuk perubahan," tutur Ardern.
Undang-undang
senjata api Selandia Baru belum menjadi masalah politik besar
akhir-akhir ini dan sebagian besar tetap tidak berubah sejak 1992 ketika
kontrol diperketat setelah pembantaian Aramoana 1990, di mana seorang
pria menewaskan 13 orang dengan senapan semi-otomatis.
1. Kepemilikan Senjata di Selandia Baru
Senjata
api terus menjadi bagian yang rumit dari kehidupan sipil di Selandia
Baru karena diperkirakan 1,2 juta senjata api dimiliki oleh sipil,
menurut Small Arms Survey pada 2017 terhadap Selandia Baru dengan
populasi di bawah 5 juta.
Rasio ini membuat tingkat kepemilikan
senjata per kapita Selandia Baru jauh lebih tinggi daripada tetangga
mereka, Australia, yang memiliki total 3 juta senjata di suatu negara
dengan populasi hampir 20 juta orang.
Angka-angka ini masih jauh
di bawah tingkat kepemilikan AS di mana ada lebih dari satu senjata api
yang dimiliki setiap warga sipil.
Meskipun senjata berizin yang
dimiliki terus meningkat setiap tahun dengan 238.7000 pemilik terdaftar
pada tahun 2017 menurut gunpolicy.org, kematian akibat senjata tetap
stabil dengan tingkat tahunan sekitar satu kematian per 100.000 orang,
jumlah yang masih lebih tinggi dari Italia, Portugal, Spanyol dan
Jerman.
2. Memperoleh Lisensi Senjata Api
Semua
pemilik senjata harus memperoleh lisensi tetapi kebanyakan senjata
individu tidak harus didaftarkan, menjadikan Selandia Baru salah satu
dari sedikit negara di dunia yang mengizinkan ini.
Usia legal minimal untuk memiliki senjata api adalah 16 atau 18 tahun untuk senjata semi-otomatis gaya militer (MSSA).
Siapa
pun yang berusia lebih dari itu yang dianggap oleh Polisi Selandia Baru
"sehat dan layak" dapat memiliki senjata tanpa mendaftar secara khusus.
Pemohon
lisensi senjata api masih harus melewati pemeriksaan latar belakang
yang mempertimbangkan catatan kriminal, kesehatan mental, medis,
kecanduan dan kekerasan dalam rumah tangga.
Setelah
disetujui, lisensi dikeluarkan selama 10 tahun, tetapi dapat dicabut
kapan saja jika polisi yakin orang tersebut merupakan ancaman untuk
memiliki senjata api.
Pengunjung ke Selandia Baru dapat mengajukan
izin selama 1 tahun dari luar negeri berdasarkan lisensi yang ada di
negara tempat tinggal mereka.
Kemungkinan besar pelamar akan
disetujui untuk mendapatkan lisensi. Pada 2017, dari 43.509 orang
mengajukan izin senjata api, sebanyak 43.321 izin diberikan.
3. Aturan Membawa Senjata Api
Undang-undang Selandia Baru mengharuskan seseorang memiliki tujuan
yang sah dan memadai untuk memegang atau membawa senjata api jenis apa
pun.
Namun, tujuan membawa senpi tidak didefinisikan dalam undang-undang dan harus diambil berdasarkan kasus per kasus.
Sementara
perburuan dan pengendalian hama biasanya disetujui, namun untuk
perlindungan pribadi dan pertahanan diri tidak. Pun ilegal meninggalkan
senjata tanpa pengawasan di dalam kendaraan dan peluru senjata api yang
dibawa dalam kendaraan harus dikosongkan dari magazin.
4. Ada Celah Hukum
Polisi telah lama prihatin tentang celah dalam kepemilikan senapan semi-otomatis gaya militer (MSSA) di Selandia Baru.
Semi-otomatis gaya militer adalah cara Selandia Baru adalah senjata serbu semi-otomatis.
Karena
meski senjata api MSSA didefinisikan oleh hukum, senjata dengan fitur
yang sedikit berbeda tetapi fungsi yang hampir sama dapat berada di luar
peraturan yang lebih ketat.
Untuk membeli dan menggunakan senapan
semacam itu memerlukan pengesahan kategori E dari lisensi senjata api
standar, prasyarat menjadi referensi dari klub penembakan atau alasan
lain seperti pengendalian hama atau koleksi senjata.
Tetapi menurut polisi ada celah dalam hukum dari kepemilikan senjata jenis ini di tangan pemegang lisensi reguler.
Konfigurasi
senjata kategori A berarti senjata api tidak sesuai dengan definisi
MSSA seperti hanya memiliki strip plastik cetakan yang terhubung dengan
pegangan ke penopang bahu untuk membuatnya berbeda dengan senapan
kategori E.
Senapan serbu dapat diubah menjadi MSSA hanya dengan menambahkan magazin berkapasitas lebih besar.
Senjata
yang dimiliki tidak terdaftar tidak dapat dihitung secara akurat,
tetapi pada tahun 2017, diperkirakan ada 1.500.000 senjata api ilegal
dan tidak sah di Selandia Baru, menurut gunpolicy.org.
Senjata api berbagai jenis di Selandia Baru.[stuff.co.nz]
5. Kategori Senjata Api
Dikutip
dari New Zealand Herald, menurut undang-undang saat ini, orang dapat
memperoleh lisensi senjata kategori A standar setelah pemeriksaan
kepribadian, mengikuti tes, dan membuktikan bahwa pistol akan disimpan
dengan aman.
Pemilik berlisensi dapat membeli berbagai senjata api
semi-otomatis, mulai dari kaliber 0,22 hingga 0,308, dan harganya mulai
dari NZ$ 1500 (Rp 14,5 juta) hingga NZ$ 7000 (Rp 68 juta).
Senapan semi-otomatis adalah senjata standar untuk musim menembak bebek, yang dimulai pada bulan Mei.
Orang
dengan lisensi senjata yang menginginkan pistol atau senjata otomatis
gaya militer harus mendapatkan dukungan dan kategori lisensi yang
berbeda. Lisensi kategori B diperlukan untuk pistol dan pemilik harus
bergabung dengan klub dan hanya bisa menembakkan pistol di klub.
Lisensi
kategori C adalah untuk kolektor, yang dapat memiliki senjata tetapi
tidak menembakannya, dan lisensi kategori E diperlukan untuk
kepemilikan senapan otomatis gaya militer dengan magazin 30 peluru.
Di Selandia Baru
pemegang lisensi senjata api terdaftar, tetapi senjatanya tidak
didaftarkan. Sebagian besar negara, selain Selandia Baru, Amerika
Serikat dan Kanada, mendaftarkan senjata api pemiliknya.
Jacinda Ardern, Perdana Menteri Selandia Baru. Sumber: Channel NewsAsia
CB, Jakarta - Senin Kemarin, Perdana Menteri Jacinda Ardern berjanji akan mengumumkan perubahan UU Kepemilikan Senjata Api Selandia Baru dalam beberapa hari ke depan, pasca-penembakan di Christchurch.
"Dalam
waktu 10 hari ke depan setelah aksi terorisme mengerikan ini, kami akan
mengumumkan reformasi peraturan, yang saya yakini, akan membuat
masyarakat kita lebih aman," kata Ardern, dikutip dari Public Radio
International, 20 Maret 2019.
Menurut UU Senjata Api Selandia Baru
saat ini, senjata api kategori A termasuk senjata semi-otomatis namun
dibatasi hingga tujuh peluru. Namun, senjata yang dipakai pelaku
penembakan masjid adalah senapan dengan magazin peluru kapasitas besar.
Sejauh ini, Ardern tidak memberikan rincian terkait UU senjata api
yang baru, meski dia menyatakan mendukung larangan senjata api
semi-otomatis.
"Di Selandia Baru, kepemilikan senjata adalah hak
legal istimewa, namun bukan hak hukum," tutur Alexander Gillespie,
profesor hukum di University of Waikato Selandia Baru.
"Jadi ini
berarti perdana menteri bisa bertindak lebih cepat daripada apa yang
terjadi, katakanlah, di Amerika Serikat," sambungnya.
Senjata
mesin dan shootgun yang digunakan penembakan masjid di Selandia Baru di
Christchurch, 15 Maret 2019. Penembakan massal pertama terjadi di
masjid Masjid Al Noor di Christchurch. Social Media Website/Handout via
REUTERS TV
Namun, ada lobi hukum yang kuat dari para
pemburu di Selandia baru dan pendukung kepemilikan senjata api, yang
mengatakan masalahnya bukan pada senjata tetapi pemiliknya, kata
Gillespie.
Sementara distributor senjata api Whanganui khawatir,
reaksi spontan terhadap penembakan di masjid hanya membuat polisi
Selandia Baru dan orang jahat yang memiliki senjata api semi-otomatis.
Senjata
yang digunakan pelaku penembakan di Christchurch adalah peluru tajam
dari senapan serbu AR-15, senapan semi-otomatis yang dapat dimodifikasi
untuk 30 butir amunisi dari tujuh peluru, kata Whanganui, distributor
senjata api Selandia Baru yang telah menjual senjata selama 30 tahun, mengatakan kepada New Zealand Herald.
Pesawat jet tempur siluman F-35 produksi Lockheed Martin, Amerika Serikat. Foto/REUTERS
WASHINGTON
- Menteri Pertahanan Prancis Florence Parly mengatakan Eropa
mengkhawatirkan komitmen jangka panjang Amerika Serikat (AS) terhadap
NATO. Dia juga secara implisit mengkritik pendekatan Presiden AS Donald
Trump terhadap aliansi militer tersebut.
"Apa yang dikhawatirkan
orang Eropa adalah ini; apakah komitmen AS akan abadi?," kata Parly
dalam sebuah acara di Washington, sebelum dia dijadwalkan untuk bertemu
dengan rekannya dari Amerika, Patrick Shanahan, di Pentagon untuk
membahas berbagai masalah termasuk Suriah.
Dengan Washington yang
semakin fokus pada tantangan strategis dari China, Parly mengatakan
tanda tanya telah muncul atas aliansi transatlantik.
"Mereka
yang mengajukan pertanyaan tidak akan diyakinkan," katanya. "Dengan
suasana penarikan saat ini; penarikan dari medan perang, dari
perjanjian, dari pakta perdagangan," lanjut Parly yang menyindir AS atas
penarikan pasukannya dari Suriah dan penarikannya dari sejumlah
perjanjian internasional.
Lebih lanjut Parly menyindir prinsip
solidaritas NATO. "Aliansi haruslah tanpa syarat, jika semacam itu
bukanlah aliansi. Klausul solidaritas NATO bernama Pasal 5, bukan pasal
F-35," imbuh Parly, mengacu pada pesawat jet tempur siluman F-35
Lockheed Martin yang disarankan AS agar dibeli para sekutu NATO, seperti
dikutip Reuters, Rabu (20/3/2019).
Trump
pada bulan November lalu mengecam Presiden Prancis Emmanuel Macron
karena menyerukan Eropa untuk membentuk pasukan sendiri guna melindungi
diri dari musuh potensial.
Macron mengatakan bahwa Eropa
membutuhkan pasukan nyata untuk mengurangi ketergantungan pada Amerika
Serikat atas pertahanan dalam menghadapi militer Rusia yang bangkit
kembali.
Ledakan
meteor pada 15 Februari 2013 di atas Chelyabinsk. Pada 18 Desember
2018, meteor meledak di atas atmosfer Bumi di atas Laut Bering, Rusia,
dengan kekuatan 10 kalinya bom Hiroshima. Foto/YouTube
MOSKOW
- Sebuah meteor meledak di atmosfer Bumi, di atas Laut Bering, Rusia
pada 18 Desember tahun lalu tanpa diketahui publik. Para ilmuwan
mengungkap meteor yang meledak itu melepaskan energi 10 kalinya bom atom
yang menghancurkan Hiroshima, Jepang.
Bola api itu merobek
langit Semenanjung Kamchatka Rusia pada 18 Desember dan melepaskan
energi yang setara dengan 173 kiloton TNT. Itu adalah ledakan udara
terbesar sejak meteor lain meluncur ke atmosfer di atas Chelyabinsk, di
barat daya Rusia, enam tahun lalu, dan terbesar kedua dalam 30 tahun
terakhir.
Tidak seperti meteor yang meledak di atas Chelyabinsk,
yang terekam CCTV, ponsel dan kamera dasbor mobil, kedatangan meteor
pada Desember 2018 lalu tidak diketahui pada saat itu karena meledak di
lokasi terpencil.
National Aeronautics and Space Administration
(NASA) Amerika Serikat (AS) menerima informasi tentang ledakan tersebut
dari angkatan udara AS setelah satelit militer mendeteksi cahaya
inframerah dari bola api pada bulan Desember.
Lindley Johnson, seorang perwira pertahanan planet di NASA, mengatakan kepada BBC, yang dikutip Selasa (19/3/2019), bahwa ledakan sebesar ini diperkirakan hanya dua atau tiga kali seabad.
Analisis
badan antariksa menunjukkan bahwa meteor itu, mungkin selebar beberapa
meter, melesat ke atmosfer Bumi pada kecepatan 72.000 mph dan meledak
pada ketinggian 16 mil. Manajer program pengamatan objek dekat Bumi
NASA, Kelly Fast, yang berbicara pada konferensi di konferensi Lunar and
Planetary Science ke-50 di dekat Houston, mengatakan bahwa ledakan itu
melepaskan sekitar 40 persen energi di Chelyabinsk.
Sejak
peristiwa itu terungkap, para peneliti meteor telah meminta maskapai
penerbangan untuk melihat bola api yang mendekati rute yang digunakan
oleh maskapai komersial yang terbang antara Amerika Utara dan Asia.
Peter
Brown, spesialis meteor di Western University di Kanada, melihat
ledakan itu secara independen dalam pengukuran yang dilakukan oleh
stasiun pemantauan global. Ledakan meninggalkan jejaknya dalam data yang
direkam oleh jaringan sensor yang mendeteksi infrasonik, yang memiliki
frekuensi terlalu rendah untuk didengar oleh telinga manusia. Jaringan
itu didirikan untuk mendeteksi tes bom nuklir rahasia.
Peristiwa
di atas Laut Bering adalah pengingat lain bahwa meskipun ada upaya untuk
mengidentifikasi dan melacak batuan ruang angkasa yang bisa menimbulkan
ancaman bagi Bumi, meteor yang cukup besar masih bisa muncul tanpa
peringatan. NASA sedang bekerja untuk mengidentifikasi 90 persen
asteroid yang mendekati Bumi pada tahun 2020, yang ukurannya lebih besar
dari 140 meter.
Pada 15 Februari 2013, meteor selebar 20 meter meledak di atas Chelyabinsk dan menerangi langit pada pagi hari. Pada puncaknya, bola api itu terbakar yang cahayanya 30 kali lebih terang daripada matahari. Kilatan cahaya itu memunculkan gelombang kejut yang membuat orang jatuh bangun dan menghancurkan jendela di ribuan apartemen. Tidak ada yang terbunuh, tetapi lebih dari 1.200 orang terluka, di mana banyak dari mereka terkena pecahan kaca. Beberapa orang menderita luka bakar pada retina mata karena menonton kilatan cahaya tersebut.
Pada tahun 1908 ledakan meteor paling kuat di zaman modern mengguncang tanah di Rusia. Batu itu meledak di atas Tunguska, sebuah daerah berpenduduk jarang di Siberia, dan meratakan sekitar 80 juta pohon di atas area seluas 770 mil persegi.
Wabah virus flu babi telah menyebar ke 17 provinsi di Vietnam
CB,
HANOI -- Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO) Perserikatan
Bangsa-Bangsa (PBB) pada Selasa (19/3) menyarankan Vietnam memberlakukan
wabah Flu Babi Afrika (ASF) yang menyebar dengan cepat sebagai darurat
nasional. Virus tersebut pertama kali dideteksi sebulan lalu di tiga
peternakan di dua provinsi di bagian utara Vietnam.
"Virus tersebut kemudian menyebar ke 17 provinsi di Vietnam Utara
dengan 239 wabah yang sudah dikonfirmasi," kata FAO dalam satu
pernyataan.
Daging babi menyumbang tiga perempat dari total
konsumsi daging di Vietnam, yang berpenduduk 95 juta jiwa, tempat
sebagian besar dari 30 juta ekor babi yang diternak dikonsumsi di dalam
negeri. "Hilangnya babi karena infeksi ASF dan tindakan pengendalian
mengarah kepada beban ekonomi yang berat bagi banyak keluarga di
pedesaan," kata Albert T Lieberg, perwakilan FAO di Vietnam, setelah
pertemuan pekan lalu dengan pihak berwenang Vietnam.
Vietnam
melaksanakan pengendalian ketat gerakan babi dan produk-produk babi dan
memusnahkan lebih 25 ribu ekor babi. Tetapi FAO mengatakan
peternakan-peternakan kecil dengan "biosecurity" akan menimbulkan
penyebaran ASF.
Penyakit itu, yang tidak bisa disembuhkan
pada babi tetapi tidak berbahaya bagi manusia, juga menyebar secara
cepat di China, negara tetangga Vietnam, pekan lalu. Beijing melarang
impor babi, babi hutan dan produk-produk terkait dari Vietnam.
Jakarta, CB -- Pengadilan Myanmar menjatuhkan vonis hukuman penjara 20 tahun terhadap pemimpin etnis di Rakhine, Aye Maung, dan penulis lokal, Wai Hin Aung, atas tuduhan makar.
"Aye
Maung dan penulis Wai Hin Aung dijatuhi masing-masing hukuman 20 tahun
atas tuduhan makar tingkat tinggi dan dua tahun masing-masing atas
penghinaan negara," ujar pengacara Win, Aye Nu Sein, kepada AFP, Selasa (19/3).
Usai sidang, aparat langsung menenangkan ratusan pendukung Aye yang sudah menunggu di depan Pengadilan Sittwe di Rakhine.
Pendukung
Aye di Rakhine memang tergolong banyak, mengingat ia adalah mantan
ketua Partai Nasional Arakan yang kerap menyuarakan ketidakadilan atas
etnis minoritas Rohingya.
Aye dan Wai diadili karena dituduh
melontarkan pidato yang menyulut gesekan pada Januari 2018 lalu, sehari
sebelum bentrokan kembali pecah di Rakhine.
Menurut laporan
sejumlah media lokal, saat itu Aye mengkritik pemerintah pusat karena
memperlakukan etnis minoritas di Rakhine layaknya "budak" dan menyerukan
perlawanan bersenjata.
Keesokan harinya, para pengunjuk rasa di Rakhine bergerak hingga sempat
menduduki salah satu gedung pemerintahan. Kepolisian kemudian melepaskan
tembakan, menewaskan tujuh orang.
Selama ini, Rakhine menjadi
salah satu titik panas di Myanmar, di mana etnis minoritas Muslim,
terutama Rohingya, dilaporkan didera persekusi bahkan pembantaian.
Dalam
operasi militer terakhir yang pecah sejak pertengahan 2017 lalu, ribuan
orang dilaporkan tewas, sementara 740 ribu Rohingya membanjiri
Bangladesh.
Polisi berjaga di sekitar trem yang menjadi lokasi penembakan di Utrecht, Belanda, Senin (18/3).
Foto: AP Photo/Peter Dejong
Pelaku penemabakan di Utrecht pernah divonis karena kepemilikan senjata pada 2014
CB,
AMSTERDAM -- Jaksa Belanda pada Selasa (19/3) mengatakan mereka sedang
menyelidiki kemungkinan alasan teroris dalam penembakan di satu trem di
kota Utrecht. Insiden penembakan tersebut menyebabkan tiga orang
terbunuh dan lima terluka.
Seorang
pria kelahiran Turki yang berusia 37 tahun, Gokmen Tanis ditangkap
tujuh jam setelah perburuan pada Senin (18/3) oleh pasukan keamanan dan
kini masih dalam penahanan.
Jaksa mengatakan dia menjadi
tersangka dalam tiga penembakan mematikan, kemungkinan dengan tujuan
menyebar teror. Dua tersangka lain juga dalam penahanan, kata polisi,
namun peran mereka masih belum jelas.
"Sejauh ini, latar
belakang teroris sangat menjadi pertimbangan," kata jaksa dengan
mengutip cara penembakan dan sepucuk surat yang ditemukan di pintu
keluar-masuk kendaraan.
Tetapi masih belum jelas apakah
Tanis bertindak atas nama keyakinan politik atau balas dendam pribadi.
"Motif lain masih dikesampingkan", kata jaksa seperti dilansir Reuters.
Tanis
mempunyai catatan dengan penegakkan hukum. Dia pernah divonis karena
memiliki senjata pada 2014 dan mengutil dan perampokan awal bulan ini.
Menurut
pengadilan distrik Utrecht, Tanis baru dibebaskan dari tahanan pada 1
Maret, setelah ditahan atas dakwaan melakukan pemerkosaan.
Seharusnya dia akan disidang pada Juli untuk dakwaan pemerkosaan.
Berdasarkan hukum Belanda, Tanis harus dihadapkan ke seorang hakim sampai dengan Kamis, tetapi belum dituntut.
Tiga
korban dikenali sebagai seorang perempuan berumur 19 tahun dan dua
laki-laki berusia 28 dan 49 tahun, tiga lainnya berumur antara 20 hingga
74 tahun mengalami luka parah akibat tembakan.
Jaksa
mengatakan sejauh ini belum menemukan hubungan antara para korban dengan
tersangka bersenjata. "Sangat menyedihkan peristiwa seperti ini terjadi
di dunia pada hari-hari ini," kata Rene van Nieuwenhuizen, seorang
akuntan yang tinggal di Utrecht, kota yang indah berpenghuni 430 ribu.
Saya tidak menyangka akan terjadi pada saya tetapi ini terjadi dan
orang-orang terbunuh."
Mahmut Tanis, seorang pamannya yang
tinggal di Nederland mengatakan kepada kantor berita Turki Anadolu bahwa
dia meragukan motif radikal.
"Melihat keadaan keponakan
saya, kemunginan dia melakukan serangan teror sangat rendah," katanya
dengan menambahkan bahwa dia sudah beberapa tahun tidak bertemu dan
bahwa tindakannya kemungkinan berasal dari 'urusan hati'.
Tanis
sebelumnya telah ditahan, kata jaksa yang menolak memberi keterangan
lebih terperinci. Belum ada pernyataan dari Tanis ataupun pengacara yang
mewakilinya.
Jakarta, CB -- Sejumlah warga Selandia Baru
menyerahkan senjata mereka ke kepolisian seiring dengan upaya
pemerintah untuk memperketat aturan kepemilikan senjata api setelah
teror penembakan di dua masjid di Christchurch menewaskan 50 orang pekan lalu.
Seorang
petani dari Masterton, John Hart, adalah salah satu warga yang ikut
serta dalam gerakan tersebut. Pada Selasa (19/3), ia menyerahkan senapan
semi-otomatisnya kepada kepolisian.
"Di ladang, senjata ini
sangat berguna untuk beberapa hal, tapi hal itu tidak menepikan risiko
penyalahgunaan. Kami tidak butuh senjata ini di negara ini," kata Hart
melalui akun Twitter pribadinya.
Tak hanya Hart, sejumlah
warga lain juga dengan penuh kesadaran diri menyerahkan senjata mereka
ke kepolisian, termasuk seorang pria yang menyebut dirinya Blackstone di
Twitter.
"Ini adalah salah satu keputusan termudah yang pernah saya buat. Sudah
punya senjata selama 31 tahun. Saat saya menyadarinya, saya hanya bisa
dengan kesadaran penuh menyerahkannya ke kepolisian untuk dihancurkan,"
tulisnya.
Begitu banyak warga yang menyerahkan senjata,
kepolisian sampai-sampai mengimbau warga agar memberi kabar terlebih
dulu sebelum datang karena mereka juga harus mempersiapkan keamanan.
"Karena
peningkatan keamanan dan situasi belakangan ini, kami mengimbau warga
agar menelepon terlebih dulu sebelum menyerahkan senjata," demikian
pernyataan kepolisian Selandia Baru sebagaimana dikutip AFP.
Gerakan di Selandia Baru ini menuai cibiran dari sejumlah warganet,
terutama yang tinggal di Amerika Serikat, di mana gagasan untuk merevisi
aturan kepemilikan senjata ditentang luas.
"Apa maksudnya
menyerahkan senjata pribadi kalian? Apakah kalian sadar apa yang terjadi
pada masyarakat yang menyerahkan hak memiliki senjata?" tulis seorang
warganet, Kaden Heaney.
Melanjutkan pernyataannya, Heaney
menulis, "Orang jahat akan mengambil pistol, pisau, bom, atau apa pun
yang mereka mau untuk membunuh tak peduli apa yang terjadi pada orang
baik. Siapa yang akan melindungi kalian?"
Sementara
perdebatan ini bergulir di jagad maya, Perdana Menteri Jacinda Ardern
tetap menekankan bahwa jajaran pemerintahannya akan memperketat aturan
kepemilikan senjata.
"Sebagai kabinet, kami jelas bersatu dan
sangat jelas, serangan teror di Christchurch pada Jumat lalu adalah aksi
terorisme terburuk di tanah kami," ucap Ardern.
"Faktanya, ini
juga salah satu yang terburuk secara global belakangan ini. Ini
menunjukkan serangkaian kekurangan dalam aturan senjata di Selandia
Baru."
Perdebatan mengenai aturan ini mencuat setelah pelaku
penembakan di Christchurch, Brenton Tarrant, dilaporkan menggunakan
senjata semi-otomatis saat melepaskan tembakan membabi buta di Masjid Al
Noor dan Masjid Linwood pekan lalu.
Wapres AS Kunjungi Zona Bencana Nebraska. (Reuters).
MISSOURI
- Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) Mike Pence berkunjung ke lokasi
banjir Nebraska yang menewaskan empat orang dan merugikan ratusan juta
dolar.
Laporan media termasuk CNN menyatakan sebanyak 74
wilayah dari total 93 daerah di Nebraska mendeklarasikan keadaaan
darurat sejak kemarin. “Ini jelas bencana paling luas yang kita alami
dalam sejarah negara bagian kita,” papar Gubernur Nebraska Pete
Ricketts, dilansir Reuters.
“Ricketts akan bersama Pence saat dia memantau kerusakan akibat banjir,” tweet
juru bicara Gedung Putih Sarah Sanders. Menurut Sanders, Pence
melakukan kunjungan itu atas permintaan Presiden AS Donald Trump.
Pakar
meteorologi Pusat Prediksi Cuaca, Badan Cuaca Nasional, Bob Oravec
menjelaskan banjir itu diperparah oleh mencairnya salju dari hujan lebat
pekan lalu dan suhu yang lebih panas. “Sebagian besar salju di Nebraska
sekarang mencair, menambah ketinggian air di sungai Dakota Utara dan
Selatan. Di sana ada salju dengan ketebalan hingga 20 inchi dan telah
mencair,” kata dia.
Sungai Missouri yang terpanjang di Amerika
Utara meluap hingga mengakibatkan banjir di Nebraska antara Omaha dan
Kansas City di jalur negara bagian Missouri. Sungai diperkirakan
mencapai ketinggian 14,5 meter pada Selasa (19/3), memecahkan rekor
sebelumnya pada 2011.
Satu orang hilang pada Senin (18/3),
menambah empat orang yang dilaporkan tewas, termasuk satu orang di Iowa
yang diselamatkan dari banjir tapi kemudian meninggal dunia akibat
lukanya.
Pejabat
negara bagian menyatakan 290 orang diselamatkan oleh Patroli Negara
Bagian Nebraska, pasukan Garda Nasional dan tim search and rescue (SAR).
“Kerusakan
di sektor peternakan diperkirakan mencapai USD400 juta, dan dampak pada
pertanian belum dapat ditentukan,” ungkap Steve Wellman, direktur
Departemen Pertanian Nebraska.
Pemimpin
Arab Saudi, Raja Salman bin Salman bin Abdulaziz Al Saud menyampaikan
ucapan belasungkawa terkait musibah banjir bandang yang menimpa wilayah
Sentani. Foto/Reuters
RIYADH
- Pemimpin Arab Saudi, Raja Salman bin Salman bin Abdulaziz Al Saud
dilaporkan menyampaikan ucapan belasungkawa kepada Presiden Indonesia,
Joko Widodo, terkait musibah banjir bandang yang menimpa wilayah
Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua.
“Kami telah menerima kabar
musibah banjir bandang yang menimpa wilayah Papua, dan dampak yang
ditimbulkan oleh musibah tersebut yang mengakibatkan jatuhnya korban
jiwa," kata Raja Salman melalui sebuah surat kepada Jokowi, seperti
dilansir Saudi Press Agency pada Selasa (19/3).
"Dengan ini, Kami
ingin menyampaikan ucapan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya
kepada Yang Mulia Presiden dan segenap keluarga korban tragedi tersebut,
atas nama bangsa dan pemerintah Saudi, seraya memohon kepada Allah SWT
semoga senantiasa melimpahkan rahmat dan ampunan-Nya kepada para korban
meninggal dunia, memberikan kesabaran bagi keluarga yang ditinggalkan,
memberikan kesembuhan dengan segera kepada para korban luka, serta
menjaga bangsa dan negara Indonesia dari segala hal buruk dan bencana.
Sesungguhnya Allah Maha Mendengar dan Mengabulkan doa," sambungnya.
Selain
Raja Salman, ucapan duka cita juga disampaikan oleh Putera Mahkota
Saudi, Muhammad bin Salman (MBS). Di mana, MBS mengatakan telah menerima
kabar musibah banjir bandang yang menimpa wilayah Papua, dan dampak
yang ditimbulkan oleh musibah tersebut yang mengakibatkan jatuhnya
korban jiwa.
"Dengan ini, saya ingin menyampaikan ucapan
belasungkawa yang teramat dalam, kepada Presiden dan segenap keluarga
korban, seraya memohon kepada Allah SWT semoga senantiasa melimpahkan
rahmat-Nya kepada para korban meninggal dunia, serta kesembuhan bagi
para korban luka. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar dan Mengabulkan
doa," ungkapnya.
Badan Nasional Penanggulanan Bencana (BNPB)
menuturkan total korban jiwa akibat banjir badang itu berjumlah 89
orang. BNPB menyebut 82 korban meninggal akibat banjir bandang di
Kabupaten Jayapura dan tujuh korban meninggal akibat tanah longsor di
Ampera, Kota Jayapura
Raja
Salman bin Abdulaziz al-Saud dari Kerajaan Arab Saudi didampingi Putra
Mahkota Mohammed bin Salman meluncurkan sejumlah proyek hiburan di
Riyadh. Foto/SPA
RIYADH
- Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud dari Arab Saudi meluncurkan
sejumlah proyek hiburan di Riyadh senilai USD23 miliar atau lebih dari
Rp327,3 triliun. Stasiun televisi pemerintah Saudi melaporkan peluncuran
sejumlah proyek itu pada hari Selasa, seperti dilansir Al Arabiya, Rabu (20/3/2019).
Proyek-proyek tersebut termasuk taman, jalur olahraga, dan pusat seni.
Saudi
membangun King Salman Park yang akan menjadi taman kota terbesar di
dunia yang luasnya lebih dari 13 kilometer persegi (13 kali ukuran
Gardens by the Bay di Singapura, 5 kali ukuran Hyde Park di London, 4
kali ukuran Central Park di New York).
Proyek
taman terbesar di dunia itu bertujuan untuk meningkatkan pangsa ruang
hijau per kapita di Riyadh sebanyak 16 kali, di mana lebih dari 7,5 juta
pohon akan ditanam di seluruh kota Riyadh.
Pusat seni yang
sedang dibangun diatur untuk menampung lembaga-lembaga budaya dan
artistik seperti museum, teater, dan galeri. Harapannya bisa mengubah
Riyadh menjadi "pameran terbuka" yang menampung karya 1.000 seniman
lokal dan internasional.
Ada tujuh museum berbeda yang akan
dibangun. Di antaranya, Museum Penerbangan, Museum Astronomi dan Luar
Angkasa, Museum Sains, Museum Hutan, Museum Realitas Virtual, Museum
Arsitektur, dan Event Square seluas 40.000 meter persegi.
Sedangkan
jalur olahraga yang dibangun akan menghubungkan kota dari timur ke
barat, membentang sejauh 135 kilometer, dan akan mencakup jalur
bersepeda dan menunggang kuda. Selain itu juga dibangun jalur jogging serta pusat olahraga dan budaya.
Proyek-proyek
itu masih menjadi bagian dari Kingdom’s Vision 2030 (Visi Kerajaan
2030) dan diharapkan menghasilkan 70.000 pekerjaan baru bagi warga di
berbagai sektor.
Proyek-proyek hiburan tersebut akan memberikan
peluang investasi bagi investor di dalam dan di luar Kerajaan Saudi
dengan total investasi senilai USD13,3 miliar, termasuk proyek
perumahan, perhotelan, perusahaan, pendidikan, rekreasi dan komersial.
Proyek diatur untuk memulai tahap implementasi selama paruh kedua 2019.
Perdana Menteri Inggris, Theresa May. (REUTERS/Henry Nicholls)
Jakarta, CB -- Perdana Menteri Inggris, Theresa May, bakal memohon untuk mengulur keputusan pengunduran diri negara itu dari keanggotaan Uni Eropa (Brexit).
Hal itu terjadi karena parlemen negara itu selalu tidak sepakat dan
menolak pengajuan usulan soal persyaratan Brexit dengan kesepakatan dari
pemerintah, yang saat ini memicu krisis politik.
Seperti dilansir The Guardian,
Rabu (20/3), juru bicara May menyatakan pemerintah akan tetap berencana
mengumumkan sikap soal Brexit pada 29 Maret mendatang. Jika lewat dari
tenggat waktu, maka mereka akan beralasan perpanjangan keputusan terjadi
karena persoalan teknis.
May bakal menyurati Presiden Dewan Uni Eropa, Donald Tusk, untuk meminta
perpanjangan waktu soal keputusan Brexit. Hal itu harus dilakukan
sebelum para pemimpin Uni Eropa bertemu di Brussels, Belgia, pada Kamis
besok.
"Anda harus menunggu surat itu untuk mengetahui isinya," kata juru bicara May yang tidak disebutkan namanya.
Ketua
Parlemen Inggris, John Bercow, menolak pengajuan Brexit dengan
kesepakatan dan membuat negara itu masuk dalam krisis politik.
Sedangkan
di kabinet May, sikap para menteri juga terpecah antara yang mendukung
keputusan Brexit ditunda. Ada yang mengusulkan perpanjangan waktu itu
hanya tiga bulan dan yang lebih dari itu.
Juru runding Brexit
dari Uni Eropa, Michel Bernier, meminta kejelasan sikap pemerintah
Inggris. Dia mempertanyakan jika terjadi penundaan apakah nantinya
Inggris dipastikan bakal langsung bersikap, atau malah terjerumus
semakin dalam ke krisis politik.
"Perdana menteri menyakini kesepakatan yang dia setujui dengan Uni Eropa
sudah yang paling baik, dan dia akan terus berusaha mencari cara supaya
parlemen meloloskan itu, supaya kita dapat meninggalkan Uni Eropa
secepatnya," lanjut juru bicara May.
AS mengatakan rudal Iran menaikkan risiko perlombaan senjata regional.
CB,
JENEWA -- Pejabat tinggi pengendalian senjata Amerika Serikat, Selasa
(19/3), mengatakan program rudal Iran membuat ketidakstabilan di Timur
Tengah. Selain itu, rudal Iran menaikkan risiko perlombaan senjata
regional melalui persediaan senjata seperti itu bagi kelompok-kelompok
bersenjata di Lebanon dan Yaman.
Presiden
AS Donald Trump menuding Iran melanggar resolusi Dewan Keamanan
Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) dengan melakukan percobaan rudal
balistik dan meluncurkan dua satelit sejak Desember. "Program roket Iran
merupakan penyumbang kunci atas meningkatnya ketegangan dan
ketidakstabilan di kawasan, meningkatnya risiko perlombaan senjata
regional," kata Asisten Menteri Luar Negeri untuk urusan Pengendalian,
Verifikasi dan Pemenuhan Senjata Yleem Poblete dalam pidato di
konferensi perlucutan senjata yang disponsori PBB.
"Iran
harus segera menghentikan semua kegiatan terkait rancangan rudal
balistik yang bisa digunakan sebagai senjata nuklir, dan menahan
perebakan misil dan teknologi roket untuk kelompok teror ataupun
tokoh-tokoh non-pemerintah," katanya dengan menceladukungan Iran
terhadap gerakan Houthi di Yaman dan Hizbullah di Lebanon.
Dia
mengatakan Iran menyediakan rudal balistik bagi Houthi yang
menembakkannya ke Arab Saudi dan sistem pesawat tak berawak bagi
kelompok Houthi agar mampu melakukan serangan dengan sasaran daratan di
Arab Saudi serta Uni Emirat Arab. "Kami berkomitmen secara aktif melawan
perebakan rudal balistik regional Iran dan pengirimannya yang di luar
hukum," ia menambahkan.
Poblete mendesak semua negara yang
bertanggung jawab melaksanakan resolusi DK-PBB mengenai pengetatan
pengiriman teknologi terkait roket ke Iran. Dia lebih lanjut juga
menuduh Iran memburu bahan-bahan farmasi untuk tujuan penyerangan,
tetapi tidak menjabarkannya.
Seorang diplomat Iran
memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menampik pidatonya dengan
mengatakan murah, tidak profesional, palsu, tidak rasional dan
menyedihkan, serta menuduh AS menyabot forum Jenewa.
Nazarbayev memimpin sejak Kazakhstan masih menjadi bagian dari Uni Soviet.
CB,ALMATY -- Presiden Kazakhstan Nursultan Nazarbayev mengundurkan diri
setelah 30 tahun memimpin, Selasa (19/3). Dikenal sebagai 'Papa' bagi
banyak rakyatnya, pria 78 tahun tersebut telah memimpin Kazakhstan sejak
1989, ketika masih menjadi bagian dari Uni Soviet.
Dia
adalah pemimpin era Uni Soviet terakhir yang masih memimpin. "Saya
telah mengambil keputusan yang tidak mudah, yakni mundur sebagai
presiden," kata Nazarbayev dalam pidatonya di televisi.
Dengan
latar belakang bendera negara berwarna biru dan kuning, dia kemudian
menandatangani dekrit pengunduran dirinya mulai 20 Maret. "Sebagai
pendiri negara Kazakh yang merdeka, tugas saya adalah memfasilitasi
lahirnya generasi baru pemimpin yang akan melanjutkan reformasi di
negara ini," ujarnya.
Namun, sekutu dekat Presiden Rusia
Vladimir Putin ini mengatakan ia akan tetap memegang kunci dewan
keamanan dan pemimpin Partai Nur Otan. Dia akan menyerahkan kepresidenan
kepada sekutu yang setia hingga akhir masa jabatannya pada April 2020.
Nazarbayev
tidak memiliki penerus untuk mengemban posisinya sebagai presiden.
Sesuai konstitusi, Ketua Parlemen Kassym-Jomart Tokayev (65 tahun) akan
memegang jabatan sebagai presiden selama masa jabatan Nazarbayev.
Tokayev
mengenyam pendidikan di Moskow. Ia adalah seorang diplomat yang fasih
berbahasa Kazakh, Rusia, Inggris, dan Cina. Dia sebelumnya pernah
menjabat sebagai menteri luar negeri dan perdana menteri.
Sistem pertahanan rudal S-400 Triumf Rusia. Foto/Sputnik/ Ilya Pitalev
WASHINGTON
- Penasihat Keamanan Nasional Amerika Serikat (AS) John Bolton mengecam
kesepakatan pembelian sistem pertahanan rudal S-400 Moskow antara Turki
dan Rusia. Kenekatan Ankara dalam membeli sistem rudal canggih Moskow
itu dia anggap sebagai batu sandungan utama dalam hubungan AS-Turki.
"Kami
khawatir tentang pembelian sistem pertahanan udara Rusia yang disebut
S-400, itu masalah besar," kata Bolton, saat berbicara kepada pembawa
acara radio AM 970 John Catsimatidis pada Minggu (17/3/2019 pagi.
Ditanya
apakah Turki teman atau musuh bagi Amerika Serikat, Bolton mengutip
sejumlah masalah lain yang memengaruhi hubungan kedua negara.
"Ya,
Anda tahu mereka masih sekutu NATO; kami mencoba bekerja dengan mereka,
tetapi mereka memiliki hubungan yang sangat buruk dengan teman dekat
kami, Israel. Itu sesuatu yang perlu kita waspadai," kata Bolton.
"Perbedaan pendapat sehubungan dengan konflik di Suriah adalah masalah lain," lanjut dia.
"Saya
pikir Presiden Trump ingin memiliki hubungan yang baik dengan Turki;
dia ingin melihat perdagangan AS dengan Turki meningkat, tetapi kita
membutuhkan mereka untuk membantu kita mengatasi beberapa masalah lain
di Suriah dan di tempat lain di kawasan itu," papar Bolton, dikutip Sputnik, Senin (18/3/2019).
Ankara
dan Moskow telah menandatangani kontrak senilai USD2,5 miliar untuk
pengiriman empat set batalion S-400 ke Turki pada 2017. Sistem
pertahanan udara canggih terseut diperkirakan akan mulai dikirimkan
tahun ini.
Washington telah menekan Ankara untuk mundur dari
kesepakatan itu, dan menawarkan kontrak sistem pertahanan udara Patriot
senilai USD3,5 miliar sebagai pengganti S-400.
Turki telah
mengabaikan permintaan tersebut, dan bersikeras bahwa pihaknya masih
mengharapkan untuk menerima jet tempur F-35 buatan AS. Pentagon sendiri
terus melobi Kongres agar memblokir penjualan F-35 ke Ankara jika Turki
nekat melanjutkan kesepakatan pembelian sistem rudal S-400 Rusia.
Pekan lalu, juru bicara Pentagon Charlie Summers memperingatkan bahwa
akan ada konsekuensi besar bagi hubungan militer AS-Turki jika Ankara
tidak membatalkan kesepakatan pembelian S-400. "Mereka tidak akan
mendapatkan F-35 jika mereka mengambil S-400," katanya.
Presiden
Turki Recep Tayyip Erdogan mengecam ultimatum Pentagon dan mengatakan
kesepakatan Turki-Rusia tidak ada hubungannya dengan keamanan NATO,
Amerika Serikat atau F-35.
Jakarta (CB) - Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi menyampaikan
dukacita dan simpati sehubungan dengan penembakan di Utrecht, Belanda,
yang terjadi Senin (18/3).
Ungkapan dukacita tersebut disampaikan Menlu Retno dalam pembicaraan dengan Menlu Belanda Stef Blok.
Melalui cuitan yang diunggahnya pada Senin malam, Menlu Retno
menyampaikan kecaman Indonesia terhadap aksi kekerasan tersebut dan
keyakinan bahwa pelaku akan segera ditangkap dan diadili.
"Mari kita semua mempersatukan upaya untuk menyebarkan nilai-nilai
toleransi, menghormati, dan membawa kedamaian bagi umat manusia,"
demikian cuitan Menlu Retno.
Polisi Belanda telah menangkap seorang pria yang dicurigai
menembak mati tiga orang dan melukai lima orang lainnya di sebuah trem
di Kota Utrecht. Peristiwa itu diduga terkait perselisihan keluarga
Gökmen Tanis (37), seorang pria berkewarganegaraan ganda Belanda-Turki,
ditangkap di sebuah jalan di utara kota beberapa jam setelah penembakan
yang terjadi pada pukul 10.45 waktu setempat di persimpangan 24
Oktoberplein.
Awalnya pihak berwenang mengatakan serangan ini mungkin terkait terorisme, demikian dilaporkan The Guardian.
Akibat insiden ini, otoritas Belanda mengimbau warga Utrecht untuk
tinggal di rumah, siswa dicegah meninggalkan sekolah dan kampus, dan
banyak toko di kota itu tutup.
Seorang juru bicara kantor kejaksaan Belanda mengatakan para penyelidik
masih mempertimbangkan kemungkinan motif teror tetapi alasan lain juga
tidak dikesampingkan.
Gambar yang diambil dari video terduga pelaku penembakan masjid di Christchurch, Selandia Baru, Jumat (15/3).
Foto: AP
Tarrant meneceritakan perjalanannya dan pandangannya melalui manifesto.
CB,
ISTANBUL -- Pihak berwenang di Eropa bekerja memastikan terdakwa
penembakan masjid di Selandia Baru memiliki hubungan dengan kelompok
sayap kanan di benua Eropa. Sejak Jumat, para pejabat di Turki,
Bulgaria, dan Yunani telah memulai penyelidikan formal terhadap dugaan
perjalanan pelaku ke Eropa pada tahun-tahun sebelum ia pindah ke
Selandia Baru.
Brenton Harrison Tarrant, warga Australia berusia 28 tahun, tampaknya
telah melakukan perjalanan ke seluruh Eropa, Timur Tengah, dan Asia,
termasuk ke Turki, Prancis, Pakistan, Bulgaria, Hungaria, dan Korea
Utara, seperti dilansir di The Guardian, Selasa (19/3).
Manifesto yang diterbitkan online
pada menit sebelum dugaan serangan Tarrant terhadap dua masjid di
Christchurch mengklaim saat bepergian melalui Eropa barat pada 2017
pandangannya tentang imigrasi berubah secara dramatis. Tarrant menulis
saat melakukan perjalanan melalui Prancis, Portugal, dan Spanyol dia
merasa ngeri dengan pembunuhan Ebba Ã…kerlund, seorang gadis berusia 11
tahun. Gadis tersebut tewas ketika seorang pria Uzbek, Rakhmat Akilov,
melajukan truknya ke sekelompok pejalan kaki di Stockholm pada April
2017.
Dua dari senapan yang digunakan dalam penembakan
Christchurch memiliki referensi ke Ã…kerlund yang tertulis di sana, di
antara pesan-pesan lainnya. Manifes itu juga merujuk pemilihan Prancis
2017, mengatakan ia putus asa pada kekalahan pemimpin Front Nasional
sayap kanan, Marine Le Pen.
Manifes itu memberi kesan
sangat sedih tentang imigrasi di Prancis. Dia menulis dia merasa marah
dan putus asa bahwa orang-orang Prancis sering menjadi minoritas
sendiri. Tarrant tidak berada di radar badan-badan intelijen di
Australia atau Selandia Baru, para ahli percaya kemungkinan ia telah
dipengaruhi gerakan identitas sayap kanan.
Dibentuk di
Prancis pada 2016, gerakan ini menampilkan kiasan umum tentang apa yang
diklaim penganutnya sebagai pengganti budaya Eropa dengan yang bukan
Eropa, banyak di antaranya digemakan dalam dokumen tersebut, berjudul
"Penggantian Agung".
Ahli kontra-terorisme Greg Barton,
dari Deakin University di Melbourne, mengatakan tampaknya Tarrant
berbagi sejumlah gagasan dengan gerakan itu. "Ini hanya spekulasi saja,
tetapi akan masuk akal dalam konteks itu ia telah mengambil ide-ide
tersebut saat bepergian di Eropa pada waktu itu," katanya kepada Guardian.
Manifesto
itu juga menyatakan keprihatinan terhadap lingkungan, sesuatu yang
dikatakan Barton adalah prinsip "gerakan dominion", sebuah kelompok yang
ia gambarkan sebagai manifestasi Selandia Baru dari identitas Eropa.
Gerakan itu menutup situsnya setelah penembakan Jumat, dan mengeluarkan
pernyataan yang mengatakan dengan tegas mengutuk peristiwa di
Christchurch.
"Baik gerakan kami maupun anggotanya tidak
pernah memiliki komunikasi atau hubungan dengan pelaku," kata kelompok
itu dalam sebuah catatan di halaman tertutup. Situsnya sebelumnya
menyatakan Eropa adalah orang-orang yang menentukan bangsa ini.
Pejabat
Yunani mengatakan Tarrant telah mengunjungi Yunani secara singkat pada
2016. Sebuah pernyataan dari kementerian perlindungan warga mengatakan
ia terbang dari kota Istanbul Turki pada 20 Maret dan tinggal beberapa
hari di pulau Kreta dan Santorini.
Tarrant juga memiliki
dua pemberhentian di bandara Yunani pada November dan Desember tahun
itu. Seorang sumber kepolisian Yunani mengatakan penyelidikan atas
pergerakan Tarrant masih berlanjut.
Dia juga melakukan dua
perjalanan ke Turki pada 2016 untuk total 43 hari. Dia mengunjungi
negara itu dari 17-20 Maret dan tiba kembali pada 13 September sebelum
pergi pada 25 Oktober. Pejabat Turki yang mengatakan pihak berwenang
saat ini sedang menyelidiki gerakan dan kontak teroris itu di dalam
negara.
Manifes itu memuat banyak referensi eksplisit ke
kekaisaran Ottoman, Turki dan presidennya, Recep Tayyip ErdoÄŸan, yang
menyatakan umat Islam harus diusir dari bagian Turki yang terletak di
barat dari pembagian benua antara Eropa dan Asia.
Menurut
kepala jaksa Bulgaria, Sotir Tsatsarov, Tarrant mengunjungi Bulgariafrom
9-15 November tahun lalu, mengklaim ia ingin mengunjungi situs
bersejarah dan mempelajari sejarah negara Balkan. Tsatarov mengatakan
negara itu akan menyelidiki apakah alasan ini benar atau jika ia
memiliki tujuan lain.
Penyelidik mengatakan Tarrant tiba di
Sofia dari Dubai pada 9 November dan menyewa mobil pada hari berikutnya
untuk mengunjungi situs bersejarah di 10 lokasi. "Dia berangkat pada 15
November dengan penerbangan menuju ibukota Romania, Bucharest, di mana
dia menyewa mobil untuk bepergian ke Hungaria," kata Tsatsarov.
Warga
Australia ini juga melakukan perjalanan dengan bus melintasi Serbia,
Kroasia, Montenegro, dan Bosnia-Herzegovina dari 28-30 Desember 2016.
Dalam siaran langsung serangan pada Jumat, sebuah lagu nasionalis Serbia
dapat terdengar diputar melalui pelantang suara mobilnya.
Menurut
laporan radio, Tarrant juga mengunjungi Spanyol tahun lalu. Jaringan
Cadena Ser mengatakan dia menghabiskan satu malam di sebuah hotel di
selatan kota Jerez pada Februari 2018.
Intelijen
Turki menduga teroris Selandia Baru, Brenton Tarrant, mendapat bantuan
dan dukungan dari sebuah organisasi. Foto/Istimewa
ANKARA
- Badan intelijen Turki dilaporkan tengah melakukan menyelidiki
perjalanan yang dilakukan oleh teroris Christchurch. Mereka menduga,
pelaku yang merupakan warga negara Australia telah dibantu dan didukung
oleh organisasi dengan "sumber daya yang baik."
Brenton Tarrant
(28) diketahui masuk ke Turki dua kali pada 2016, masing-masing selama
seminggu pada bulan Maret dan lebih dari sebulan di bulan September.
Selama
delapan tahun terakhir ia telah melakukan perjalanan beberapa kali ke
Eropa, serta negara-negara lain seperti Pakistan dan Korea Utara
(Korut).
Pihak
berwenang Turki telah mulai menyelidiki segala sesuatu dari catatan
hotel hingga rekaman kamera untuk mencoba memastikan alasan
kunjungannya.
Politisi senior dari Turki telah bertemu dengan
perwakilan pemerintah Selandia Baru dan diperkirakan akan menghabiskan
beberapa hari ke depan di Christchurch.
Pejabat polisi dan
intelijen mengatakan tingkat pengetahuannya, dan pilihan tujuan, tidak
biasa bagi seseorang dengan latar belakang dan pendidikannya.
Tarrant
diketahui tidak mendaftarkan dirinya ke perguruan tinggi. Ia
mendapatkan pekerjaan di gym lokal ketika meninggalkan sekolah di kota
baru Grafton, Wales Selatan.
Toygun
Atilla, yang merupakan koresponden terorisme dan keamanan untuk surat
kabar utama Turki, Hurriyet, mengatakan kepada kantor berita Australia,
ABC, bahwa minat Tarrant pada Kekaisaran Ottoman, yang menguasai
sebagian besar Eropa Tenggara, Asia Barat dan Afrika Utara antara abad
ke-14 dan awal ke-20 dan kejatuhannya, telah menimbulkan kecurigaan.
"Profil
biasa semacam itu, yang tidak berpendidikan sangat baik, dan tidak
kaya, orang ini tidak dapat melakukan tindakan kekerasan seperti itu
sendiri," urainya.
"Intelejen Turki berpikir ada organisasi dengan sumber daya yang baik di belakang ini," imbuhnya seperti dikutip dari Radionz.co.nz, Selasa (19/3/2019).
Polisi di Yunani dan Balkan juga menyelidiki informasi tentang perjalanan Tarrant melalui wilayah antara 2016 dan 2018.
Badan
intelijen Inggris, MI5, juga sedang menyelidiki potensi hubungan antara
Tarrant dan kelompok-kelompok ekstrimis domestik negara itu.
The Sunday Times melaporkan bahwa MI5 - yang mengendalikan kontra intelijen dan keamanan Inggris - telah memimpin penyelidikan.
Rangkaian bunga dan kartu diletakkan di
tempat peringatan sebagai penghormatan bagi korban serangan masjid,
dekat garis polisi di depan Masjid Al Noor di Christchurch, Selandia
Baru, Minggu (17/3/2019). ANTARA FOTO/REUTERS/Jorge Silva/djo
Canakkale, Turki (CB) - Serangan teroris pekan lalu di Selandia
Baru, yang menewaskan tak kurang dari 50 orang yang sedang Shalat Jumat
"bukan perbuatan per-orangan tapi diatur", kata presiden Turki Recep
Tayyip Erdogan pada Senin.
"Kami sekali lagi berbicara dari Canakkale setelah 104 tahun, dan
mengatakan kami telah menerima pesanmu," kata Erdogan selama upacara
peringatan ke-104 Pertempuran Canakkale, untuk memperingati mereka yang
gugur dalam kemenangan bersejarah Turki.
"Kami juga mengerti teroris macam apa itu yang menyampaikan ancaman
'Kalian takkan pergi dari sisi Anatoli ke sisi Eropa," kata Erdogan,
sebagaimana dikutip Kantor Berita Turki, Anadolu --yang dipantau Antara
di Jakarta, Senin malam. Ia merujuk kepada pengejawantahan Islamfobia
yang disiarkan daring oleh tersangkat teroris dalam serangan tersebut,
"Ini bukan perbuatan per orangan, tapi sudah diatur."
Di dalam percakapan telepon, Erdogan juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dalam serangan teroris itu.
"Kami berharap Pemerintah Selandia Baru akan memperlakukan ini secara sungguh-sungguh," katanya.
"Ini tak boleh diremehkan, seperti yang dilakukan negara-negara Barat," tambah Erdogan.
Sedikitnya 50 orang meninggal ketika seorang teroris melepaskan tembakan
ke arah orang yang sedang Shalat Jumat pekan lalu di Masjid An-Nur dan
Linwood di Christchurch, Selandia Baru.
Sejumlah orang yang sama cedera, dan beberapa orang dilaporkan masih berada dalam kondisi kritis.
Topan Idai memporak-porandakan Mozambik
Tengah sebelum meluluh-lantakkan tetangganya, Zimbabwe. (Photo courtesy
standardmedia.co.ke/NNN) (standardmedia.co.ke/NNN)
Beira, Mozambik (CB) - Lebih dari 1.000 orang dikhawatirkan
telah menemui ajal akibat topan yang menerjang Mozambik pekan lalu, dan
banyak orang tewas serta lebih dari 200 orang hilang di negara tetangga
Mozambil, Zimbabwe.
Kota Beira di Mozambik Tengah menghadapi amukan Topan Idai pada Kamis
(14/3). sebelum topan tersebut memporak-porandakan tetangga Mozambik,
Zimbabwe. Topan Idai membawa angin kencang dan banjir bandang --yang
merendam jalan dan rumah.
"Untuk saat ini, kami secara resmi telah mencatat 84 korban jiwa, tapi
ketika kami terbang di atas daerah tersebut ... pagi ini untuk memahami
apa yang terjadi, semuanya menunjukkan bahwa kami dapat mencatat lebih
dari 1.000 korban jiwa," kata Presiden Mozambik Filipe Nyusi dalam
pidato kepada seluruh warganya.
"Ini benar-benar adalah bencana kemanusiaan," kata Nyusi, sebagaimana
dilaporkan beberapa kantor berita Organisasi Kantor Berita Negara
Non-Blok, NNN --yang dipantau Antara di Jakarta, Selasa pagi. "Lebih
dari 100.000 orang menghadapi ancaman bahaya."
Gambar yang diambil dari udara dan disiarkan oleh organisasi nir-laba,
Mission Aviation Fellowship, memperlihatkan banyak orang terjebak di
atap rumah sementara ketinggian air mencapai jendela rumah.
"Luasnya kerusakan ... (di) Beira sangat besar dan mengerikan," kata
Federasi Palang Merah Internasional dan Masyarakat Bulan Sabit Merah
(IFRC).
"Situasinya mengerikan. Kerusakan sangat luas," kata Jamie LeSueur dari IFRC.
"Hampir semuanya hancur. Saluran komunikasi telah benar-benar terputus
dan jalan-jalan telah rusak. Sebagian masyarakat yang terpengaruh tak
bisa didatangi," katanya.
Satu bendungan besar jebol pada Ahad (17/3) dan air yang mengalir memutus jalan terakhir ke Beira, katanya.
Gubernur Provinsi Sofala Alberto Mondlane memperingatkan bahwa "ancaman
paling besar yang kita hadapi sekarang, bahkan lebih besar daripada
topan itu, ialah banjir sebab hujan terus-menerus mengguyur."
Topan sempurna
Emma Beaty, Koordinator kelompok organisasi non-pemerintah yang bernama
Cosaco, mengatakan, "Kami tak pernah menghadapi topan sebesar ini
sebelumnya di Mozambik."
"Beberapa bendungan telah jebol, dan yang lain telah mencapai kapasitas
penuhnya. Bendungan tersebut dalam waktu dekat akan membuka pintu air
pengendali banjir. Ini adalah gabungan banjir, topan dan bendungan jebol
serta terciptanya potensi gelombang; semuanya ada sehingga kami
menghadapi topan yang sempurna."
Nyusi mengatakan air Sungai Pungwe dan Buzi "telah menjebol tanggulnya dan air yang mengalir menenggelamkan seluruh desa".
"Masyarakat terkucil dan banyak mayat mengambang" di sungai, katanya.
Bandar udara internasional Beira ditutup akibat kerusakan yang ditimbulkan topan itu tapi belakangan dibuka kembali.
Pembangunan permukiman ilegal Israel di Tepi Barat dan Yerusalem Timur.
Foto: EPA
Israel terus melakukan penjarahan tanah Palestina.
CB,
JAKARTA --- Pengawas Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB)
menegaskan Israel telah merampas hak jutaan warga Palestina dalam
mengakses pasokan air bersih. Bersamaan dengan itu, Israel terus
melakukan penjarahan tanah Palestina.
Anggota khusus PBB untuk Hak Asasi Manusia di Palestina, Michael Lynk
mengatakan Israel terus bergerak melakukan ekspansi ke pemukiman di
Tepi Barat wilayah yang diduduki. “Israel terus bergerak mengekspansi
pemukiman di Tepi Barat yang diduduki, ada sekitar 20.000-25.000 pemukim
baru dalam setahun,” kata Lynk seperti dilansir Maan News, Selasa (19/3).
Menurut
pengawas penyelesaian perdamaian, upaya intensif memulihkan pos-pos
ilegal di tepi barat telah meningkat di bawah pemerintahan perdana
menteri Israel, Benjamin Netanyahu. Sejak pendudukan di Tepi Barat
termasuk Yerusalem Timur pada 1967, ada seorang 500-600 ribu orang
Israel telah berpindah ke pemukiman di wilayah Palestina yang diduduki.
Hal
tersebut telah melanggar hukum internasional. Diperkirakan ada sebanyak
196 pemerintah yang mengakui pemukiman Israel tersebar di wilayah
Palestina, berdasarkan hukum internasional semuanya dianggap ilegal.
Pasukan Israel di Beit Fourik, wilayah
pendudukan Tepi Barat, Minggu (17/3/2019). ANTARA FOTO/REUTERS/Mohamad
Torokman/djo (REUTERS/MOHAMAD TOROKMAN)
Ramallah (CB) - Pasukan Israel menjarah rumah keluarga seorang
anggota senior Fatah dan seorang pengacara, serta menahan keduanya, di
Kota Ramallah, Tepi Barat Sungai Jordan.
Beberapa kendaraan militer Israel menyerbu Permukiman Ramallah At-Tihta
di Kota Ramallah, tempat serdadu Yahudi menyerbu rumah Zakaria Zubeidi,
anggota Dewan Revolusioner Fatah, dan menginterogasi anggota keluarganya
selama beberapa jam.
Tentara Israel juga menyerbu dan dengan kasar menggeledah rumah Tarek
Barghout, seorang pengacara yang bekerja untuk Komisi Urusan Tahanan,
serta menginterogasi anggota keluarganya, demikian laporan Kantor Berita
Palestina, WAFA --yang dipantau Antara di Jakarta, Selasa pagi.
Zakaria Zubeidi adalah anggota terkemuka Brigade Syuhada Al-Aqsa, sayap
bersenjata Fatah, selama intifada (aksi perlawanan) kedua tapi
belakangan diberi amnesti oleh Israel, dalam kesepakatan yang dicapai
dengan Pemerintah Otonomi Nasional Palestina.
Zakaria Zubeidi dan Tarek Barghout telah dijebloskan ke dalam tahanan
Israel sejak 27 Februari, ketika mereka ditangkap oleh pasukan Israel.
Ilustrasi Kompleks Masjid Al Aqsa. (AFP PHOTO / THOMAS COEX)
Jakarta, CB -- Parlemen Yordania mendesak pemerintah mengusir duta besar Israel
di Amman. Hal itu sebagai respons atas kebijakan negara Zionis itu yang
menutup sebagian dan larangan beribadah di kompleks Masjid Al Aqsa
dalam beberapa waktu terakhir.
"Parlemen merekomendasikan
pemerintah untuk memanggil duta besar Yordania dari Israel dan mengusir
dubes Israel dari Amman sebagai tanggapan atas agresi Israel yang sedang
berlangsung di tempat-tempat suci di Yerusalem," bunyi laporan kantor
berita resmi Yordania, Petra, Senin (18/3).
Parlemen Yordania
juga mendesak pemerintah untuk mengangkat isu agresi Israel tersebut ke
Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB).
Parlemen Yordania juga meminta pemerintah mendorong DK PBB agar menghentikan pelanggaran Israel dan melindungi warga Palestina.
Desakan itu muncul setelah pengadilan Israel secara sepihak
memerintahkan penutupan salah satu area ibadah di Masjid Al Aqsa yang
dikenal dengan Golden Gate atau Temple Mount bagi umat Yahudi.
Yordania
mengecam larangan tersebut. Kementerian Luar Negeri Yordania menegaskan
Israel akan memikul "tanggung jawab penuh dan konsekuensi berbahaya"
dari keputusan tersebut, seperti dikutip AFP.
Layaknya
Arab Saudi sebagai penjaga Masjidil Haram di Mekah dan Masjid Nabawi di
Madinah, Yordania merupakan penjaga Masjid Al Aqsa di Yerusalem.
Selain Mesir, Yordania merupakan satu-satunya negara Arab yang menjalin hubungan dan memiliki kesepakatan damai dengan Israel.
Namun,
sebagian warga Yordania, yang lebih dari setengahnya berasal dari
Palestina, menolak perjanjian damai dengan Israel tersebut.
Sementara itu, ketegangan di kompleks Masjid Al Aqsa, tempat suci bagi
umat Islam dan Yahudi, terus meningkat dalam beberapa pekan terakhir.
Sekelompok
warga Palestina bahkan dilaporkan melempar bom molotov ke sebuah pos
polisi Israel di kompleks suci tersebut pada pekan lalu.
Permasalahan bermula ketika pengelola Masjid Al Aqsa membuka kembali Golden Gate.
Area
itu disegel oleh Israel sejak 2003 lalu. Akses ke Golden Gate ditutup
oleh pengadilan Israel ketika intifada kedua meletus. Tel Aviv menduga
aktivitas militan banyak terjadi di sana.
Presiden Palestina, Mahmoud Abbas, mengutuk apa yang ia sebut sebagai
"eskalasi yang disulut oleh Israel" di kompleks Al Aqsa itu.
Petempur Daesh (ISIS) dan keluarga
mereka berjalan saat mereka menyerah di desa Baghouz, provinsi Deir Al
Zor, Suriah, Selasa (12/3/2019). (REUTERS/RODI SAID)
Praha (CB) - Pemimpin Grup Parlemen Ceko bagi Persahabatan
dengan Suriah Stanislav Grospic menegaskan apa yang dinamakan "Koalisi
Internasional" yang dipimpin AS dengan dalih "memerangi organisasi teror
Da'esh (ISIS) di Suriah dan Irak" telah menunjukkan jenis berbeda
dukungan buat organisasi teroris sejak awal.
Grospic menyatakan kehadiran "koalisi" tersebut di Suriah tidak sah.
Di dalam satu pernyataan kepada koresponden SANA --yang dipantau Antara
di Jakarta, Senin malam--di Praha pada Senin, Grospic mengatakan
kehadiran tidak sah yang berlanjut "koalisi" itu di wilayah Suriah
bertujuan menghambat proses pembersihan sisa sarang pelaku teror di
Suriah dan memperpanjang krisis di negara Arab tersebut.
Grospic mengutuk pembantaian yang dilakukan baru-baru ini oleh pesawat
"koalisi" di Daerah Al-Baghouz di pinggir timur Deir Ez-Zour, dan
menyatakan kehadiran "koalisi" itu adalah lambang baru agresi imperialis
dan kejahatan baru yang tak boleh dilupakan.
Ilustrasi Boeing 737 MAX 8. (Stephen Brashear/Getty Images/AFP)
Jakarta, CB -- Kementerian Hukum Amerika Serikat dilaporkan turut menyelidiki proses pembuatan Boeing 737 MAX.
Mereka menjadi lembaga lain yang turut mengusut dugaan kegagalan fungsi
perangkat di burung besi itu, selain Badan Penerbangan AS (FAA).
Seperti dilansir Associated Press,
Selasa (19/3), Kementerian Hukum AS menerbitkan surat perintah
(subpoena) permintaan kepada seorang yang terlibat pembuatan pesawat
itu. Menurut sumber, juri agung federal memintanya membuka catatan
surel, pesan pendek, dan seluruh bentuk komunikasi.
Kementerian
Hukum AS belum bisa memberi komentar soal itu. Sedangkan Boeing dan
Badan Penerbangan AS (FAA) juga tidak bisa membenarkan soal penyelidikan
itu.
"Boeing tidak menanggapi atau memberi komentar atas
pertanyaan yang bersinggungan dengan persoalan hukum, baik secara
internal, litigasi, atau penyelidikan pemerintah," tulis Juru Bicara
Boeing, Charles Bickers, melalui surel.
Biro
Penyelidik Penerbangan Prancis (BEA) kemarin menyatakan dari hasil
pengusutan permulaan terhadap data kotak hitam, terlihat ada kemiripan
antara kecelakaan Ethiopian Airlines ET302 dan Lion Air JT610. Menurut
mereka hal itu akan menjadi bahan untuk penyelidikan lebih jauh.
Pemerintah
Ethiopia yang memutuskan mengirim dua kotak hitam pesawat Boeing 737
MAX 8 maskapai Ethiopian Airlines yang jatuh pada 10 Maret lalu ke
Prancis, karena mereka tidak mempunyai kemampuan dan peralatan untuk
menganalisis data pada perangkat itu. Insiden itu menyebabkan 157 awak
dan penumpangnya meninggal.
Menurut Menteri Perhubungan Ethiopia,
Dagmawit Moges, hasil kesimpulan awal dari pembacaan data di kotak
hitam akan diungkap dalam 30 hari. Dia menyatakan data kecelakaan Lion
Air akan dibandingkan dengan insiden Ethiopian Airlines.
Dari
data penerbangan yang dilansir situs FlightRadar24, kedua pesawat itu
sempat mengalami kendala dalam mempertahankan ketinggian jelajah sebelum
jatuh.
Banyak pihak mencurigai sistem anti-stall (MCAS) yang ditambahkan di 737
MAX 8. Perangkat itu secara otomatis memerintahkan hidung pesawat
menurun ketika pesawat dianggap dalam situasi stall.
Dalam kasus
Lion Air, pilot mengalami kesulitan mengendalikan pesawat ketika
mengaktifkan mode autopilot. Perangkat MCAS terus menerus mengarahkan
hidung pesawat menukik tak berapa lama usai lepas landas.
Pesawat
Boeing 737 MAX 8 milik Ethiopian Airlines jatuh tak jauh dari di ibu
kota Ethiopia, Addis Ababa, saat hendak menuju Nairobi, Kenya, 10 Maret
2019.
Pesawat itu mengangkut 157 penumpang dari 32 negara dan seluruhnya dipastikan tewas dalam kecelakaan itu.
Hasil
penyelidikan sementara, pilot Ethiopian Airlines dengan nomor
penerbangan 302 itu sempat meminta untuk kembali, setelah beberapa menit
lepas landas dari bandara Bole di Addis Ababa pada pukul 08.38 pagi
waktu setempat.
Insiden ini membuat gelombang larangan terbang terhadap Boeing seri 737 MAX meluas di seluruh dunia.
John
Bolton mengatakan, pihaknya telah meminta China, sekutu utama dan mitra
dagang Korut untuk membantu mengembalikan pembicaraan ke jalur yang
benar. Foto/Istimewa
WASHINGTON
- Amerika Serikat (AS) dilaporkan telah meminta bantuan China untuk
melanjutkan pembicaraan denuklirisasi dengan Korea Utara (Korut).
Washington mengklaim bahwa Pyongyang tidak mau mengambil langkah-langkah
yang diperlukan untuk kembali ke meja perundingan.
Penasihat
Keamanan Nasional AS, John Bolton mengatakan, pihaknya telah meminta
China, sekutu utama dan mitra dagang Korut untuk membantu mengembalikan
pembicaraan ke jalur yang benar.
"Gagasan bahwa ada peran bagi
China dalam negosiasi adalah sesuatu yang kami bersedia pertimbangkan,
jika kami bisa melihat beberapa gerakan di pihak Korut," kata Bolton,
seperti dilansir Anadolu Agency pada Senin (18/3).
Dia
kemudian mengatakan, pemimpin Korut, Kim Jong-un tidak mau mengambil
langkah-langkah yang diperlukan untuk mencapai kesepakatan nuklir dengan
AS.
"Korut sayangnya tidak mau melakukan apa yang perlu mereka
lakukan. Baru tadi malam, mereka mengeluarkan pernyataan tidak membantu,
bahwa mereka berpikir untuk kembali ke pengujian rudal balistik nuklir,
yang tidak akan menjadi ide yang baik di pihak mereka," ungkapnya.
Bolton
merujuk pada pernyataan oleh Wakil Menteri Luar Negeri Korut, Choe Son
yang Jumat lalu mengatakan Kim Jong-un mungkin akan mempertimbangkan
kembali pembicaraan denuklirisasi dengan AS.