Pangkalan militer Amerika Serikat di Okinawa Jepang (Reuters)
CB, Jakarta
Memiliki kemapanan ekonomi saja dinilai belum cukup bagi sebuah negara
merdeka dan maju. Kenyamanan finansial tersebut harus diimbangi dengan
keamanan. Karenanya negara-negara yang menjadi raksasa ekonomi dunia
membangun kekuatan militer. Pembangunan keduanya disebut berjalan
beriringan.
Lihat saja, bagaimana negara superpower seperti Amerika
Serikat (AS) menggelontorkan dana sebesar US$ 596 miliar untuk belanja
militer. Data tersebut dipublikasikan oleh Stockholm International Peace
Research Institute (Sipri).
Bertengger di posisi kedua adalah Tiongkok di mana anggaran militer
mereka tak hanya tercatat sebagai yang terbesar di Asia, namun juga
terbesar kedua di dunia, yakni US$ 215 miliar.
Anggaran militer yang fantastis tersebut tidak hanya digunakan untuk
menghidupkan industri pertahanan dalam negeri dan memperkuat
persenjataan, namun juga membangun pangkalan militer baik di dalam
maupun luar negeri.
Pembangunan pangkalan militer di luar negeri memungkinkan sebuah
negara untuk memproyeksikan kekuatannya misalnya melalui ekspedisi
militer. Dengan demikian negara yang bersangkutan dapat memengaruhi
percaturan politik global.
Tergantung pada ukuran dan infrastruktur yang tersedia, sebuah
pangkalan militer dapat dimanfaatkan sebagai 'panggung' atau kebutuhan
logistik, komunikasi, dan dukungan intelijen.
Sepanjang sejarah konflik modern, pangkalan militer di luar negeri
yang dimiliki sejumlah kekuatan dunia telah melayani kepentingan negara
mereka dalam mencapai tujuan politik dan militer.
Dihimpun dari berbagai sumber, berikut terdapat sejumlah kekuatan dunia yang memiliki pangkalan militer di luar negeri:
Amerika Serikat
1. Amerika Serikat (AS)
Meski belum lama ini AS dilaporkan telah menutup sejumlah pangkalan
militernya di Irak dan Afghanistan, namun Negeri Paman Sam masih
tercatat sebagai negara yang memiliki basis militer terbanyak dan
terbesar di dunia. Terdapat sekitar 800 pangkalan militer di lebih dari
70 negara atau teritori yang dimiliki AS.
Pangkalan militer AS tersebar di sejumlah negara Eropa seperti
Belgia, teritori Inggris, Jerman, Yunani, Italia, Spanyol, Kosovo,
Portugal, Norwegia, Belanda, Turki, Jerman, dan Bulgaria. Ada pula di
negara Asia seperti Jepang, Singapura, dan Korea Selatan.
Sementara itu AS juga memiliki pangkalan militer di Timur Tengah
antara lain di Bahrain, Kuwait, Israel, Oman, Qatar, Arab Saudi, dan Uni
Emirat Arab. Negara atau teritori lainnya seperti Djibouti, Honduras,
Kuba, dan Greenland juga memiliki basis militer AS.
Salah satu pangkalan AS di luar negeri adalah - Diego Garcia. Pulau
itu menjadi pusat perhatian menyusul hilangnya pesawat Malaysia Airlines
MH370 yang membawa 239 orang pada 8 Maret 2014.
Boeing 777-300ER itu sebelumnya diduga mendarat di lokasi 'rahasia'
yang berada di antara atol atau pulau karang di Samudera Hindia itu--
sehingga tak terlacak hingga saat ini.
Diego Garcia dibeli oleh Inggris pada 1960. Semua penduduk asli
disingkirkan dari sana. Pulau tersebut menjadi pangkalan Angkatan Laut
AS selama bertahun-tahun.
Diego GarcĂa adalah karang atol dan pulau terbesar di Kepulauan Chagos.
Pulau Diego Garcia (Dailymail)
Terletak di Samudra Hindia, sekitar 1.600 km (1.000 mil) sebelah
selatan pesisir selatan India. Negara terdekat pulau ini adalah Sri
Lanka dan Maladewa.
Pulau ini ditumbuhi tanaman tropis yang lebat. Memiliki panjang 60
kilometer, dengan ketinggian maksimum 67 m, serta hampir dikelilingi
oleh laguna dengan panjang 19 kilometer dan lebar 8 kilometer.
Kedalaman laguna hingga 30 meter, dan sejumlah terumbu karang cukup membahayakan untuk pelayaran.
Sementara, lima pangkalan militer AS yang tercatat sebagai yang
terbesar di dunia berdasarkan jumlah populasi, yakni Fort Bragg di North
Carolina, Fort Campbell di perbatasan negara bagian Kentucky-Tennessee,
Fort Hood di Bell dan Coryell Counties, Lewis-McChord di Washington,
dan Fort Benning di Columbus berada di dalam negeri. 2. Inggris
Inggris yang menjadi sekutu AS juga memiliki sejumlah pangkalan
militer yang tersebar di beberapa titik di antaranya di Pulau Ascension,
Bahrain, Belize, Bermuda, Brunei Darussalam, Kanada, Siprus, Kepulauan
Falkland, Jerman, Gibraltar, Kenya, Monserrat, Nepal, Singapura, dan
Qatar.
Sekitar 1.600 tentara Inggris terlibat dalam latihan di sebuah gurun di Yordania pada Maret lalu (SWNS/Daily Mail)
Prancis hingga Italia
3. Prancis
Negara yang saat ini dipimpin oleh Presiden Francois Hollande ini
memiliki belasan pangkalan militer di beberapa negara seperti Gabon,
Senegal, Uni Emirat Arab, Djibouti, Pantai Gading, dan Jerman.
Sejumlah
tentara Prancis berpatroli di depan Festival Palace di Cannes, Selasa
(10/5/2016). Penyelenggaraan Festival Film Cannes 2016 yang akan dimulai
pada 11-12 Mei 2016 hingga kini masih dirundung kekhawatiran. (Loic
VENANCE/AFP)
Sementara sejumlah basis militer lainnya ditempatkan di teritori
Prancis seperti Guyana Prancis, Polinesia Prancis, Martinique, Kaledonia
Baru, serta Reunion and Mayotte. 4. Rusia
Rusia yang saat ini tengah bersitegang dengan AS memiliki sejumlah
pangkalan militer yang sebagian besar tersebar di negara-negara pecahan
Uni Soviet seperti Georgia, Kazahkstan, Kirgiztan, Tajikistan, Ukraina,
Moldova, Belarus, dan Armenia.
Pangkalan militer Rusia di Luar Negeri (Sputnik News)
Ada pun negara lain yang menjadi basis militer Rusia adalah Vietnam dan Suriah. 5. India
Negara yang menjadi kekuatan ekonomi baru dunia, India, tercatat pula
memiliki sejumlah basis militer di luar negeri yang antara lain berada
di Tajikistan, Bhutan, Seychelles, Madagaskar, Maladewa, dan Mauritius. 6. Italia
Negara yang menjadi asal makanan pasta, Italia, juga memiliki
pangkalan luar negeri di dua negara, yaitu, Uni Emirat Arab dan
Djibouti.
Jerman hingga Turki
7. Jerman
Negeri pimpinan Kanselir Angela Merkel ini diketahui hanya memiliki satu pangkalan militer, yakni di Djibouti. 8. China
Pada 2015, China mulai membangun pangkalan militer pertamanya di luar
negeri, yakni di Djibouti, sebuah negara kecil di Afrika Timur di
tepian Laut Merah.
Letaknya hanya sekitar 8 mil dari pangkalan militer terbesar Amerika
Serikat di Afrika. Prancis, Italia, dan Jepang juga telah membangun
kekuatan militer di sana. Sementara, negara kelima, Arab Saudi juga
belakangan bergabung di sana.
Pangkalan militer China di Djibouti (Pakistan Defence)
Mengapa negara-negara besar di dunia tertarik membangun pangkalan militer di Djibouti? Seperti dikutip dari BBC,
Djibouti terletak di Semenanjung Bab el-Mandeb, gerbang ke Terusan
Suez. Wilayah itu merupakan rute perdagangan yang sangat penting untuk
ekonomi dunia.
Djibouti relatif dekat dengan sejumlah wilayah bergolak di Afrika dan
Timur Tengah -- hal itu yang membuatnya signifikan sebagai pangkalan
bagi negara-negara yang digdaya dalam hal militer. 9. Jepang
Pada 2011, Jepang juga membangun pangkalan militer di Djibouti.
Negeri kekaisaran tertua di dunia itu hanya memiliki satu basis militer
di luar negeri.
Djibouti, 'surga' pangkalan militer di Afrika Timur (Sputnik News)10. Turki
Negara yang 'terbelah' di antara benua Asia dan Eropa memiliki
pangkalan militer di empat negara, yakni Siprus, Qatar, Irak, dan
Somalia.
AS Kerahkan 'Bola Putih' ke Perairan Korut, Senjata Rahasia? (AP)
CB, Hawaii - Kepala pimpinan di Pentagon mengerahkan
senjata rahasia yang disebut 'Star Wars' dari Pearl Harbor di Hawaii.
Tujuannya adalah untuk menghentikan misil nuklir yang kelak akan
diluncurkan Korea Utara menuju California.
Bola putih besar yang menempel pada sebuah fondasi besar terlihat seperti angkutan laut namun aneh.
Dikutip dari News.com.au, Selasa (1/11/2016), AS kini tengah
bersiap menghadapi perang nuklir di Semananjung Korea. Mereka membawa
senjata 'raksasa' berbobot 50 ribu ton. Sementara diameter bola itu
sebesar 85 meter.
AS menyebut senjata itu adalah Sea-Based X-Band Radar (SBX). Menurut
mereka, bola itu sangat kuat bahkan bisa mendeteksi bola baseball di San
Fransisco dari tempatnya berdiri di Hawaii.
Kini, dilaporkan senjata itu dibawa ke Pearl Harbor. Pangkalan Udara
Angkatan Laut AS yang pernah diserang oleh tentara Jepang. Insiden itu
membuat AS turut dalam Perang Dunia II.
Menurut sumber di Pentagon, bola raksasa itu tengah dikerahkan di
dekat perairan Korut. Saksi mata melihat senjata itu telah meninggalkan
Hawaii beberapa minggu lalu.
Tugas bola raksasa itu adalah melawan senjata Kim Jong-un dengan
melontarkan roket pencegat. Bagi AS dan dunia, ancaman Korut bukan
main-main.
Korea Utara telah melakukan empat kali uji coba di bulan Januari 2016
dan lima kali di bulan September. Akibatnya, dunia internasional
tercengang dan marah, serta meningkatkan sanksi bagi negara yang
mengisolasi diri itu.
Negeri yang dipimpin Kim Jong-un itu
juga telah melakukan uji coba misil selama 20 kali, termasuk rudal
Musudan yang mampu 'terbang' mencapai Guam-- wilayah AS di Pasifik
Barat.
Belum lagi, ada dugaan Pyongyang tengah membuat nuklir yang mampu mencapai daratan AS.
Dugaan itu diperkuat dengan laporan intel Korea Selatan, yang
mengungkapkan laporan negara tetangganya itu telah membuat 79 senjata
nuklir, termasuk bom hidrogen yang mampu menembus pertahanan AS pada
akhir 2020 nanti.
Juga ditambah dengan pernyataan Kim Jong-un baru-baru ini yang akan membuat AS beserta sekutunya hidup di neraka.
"Para ilmuan Korut kini tengah bersemangat membuat bom hidrogen
dengan bobot ribuan ton yang mampu menghancurkan wilayah AS dalam
sekejap," kata juru bicara Korut.
AS Sempat Kerahkan Senjata Aneh Pencegah "Kiamat" Nuklir Korut
Radar
SBX, senjata rahasia Amerika Serikat yang sempat dikerahkan ke lepas
pantai Korea Utara sebagai pencegah serangan nuklir. Foto/US Navy
SEOUL
- Pentagon Amerika Serikat (AS) terungkap sempat mengerahkan senjata
aneh mirip bola golf raksasa untuk menembak jatuh rudal nuklir rezim Kim
Jong-un Korea Utara (Korut). Namun, senjata yang diklaim sebagai
pencegah “kiamat” nuklir yang sempat dikerahkan ke lepas pantai Korut
itu sudah dipulangkan lagi ke Pearl Harbor, Hawaii.
Senjata aneh
ini bernama Sea-Based X-band Radar (SBX) atau Radar X-band yang berbasis
di laut. Ini merupakan salah satu senjata rahasia terbesar dan paling
canggih dari unit radar X-band di dunia.
Kantor berita Yonhap
melaporkan bahwa senjata SBX telah dikerahkan ke lepas pantai Korut
pada akhir September 2016. Namun, pengerahan senjata rahasia itu baru
diungkap seorang pejabat militer Korea Selatan pada hari Selasa,
kemarin.
”Radar (SBX) dikirim ke lokasi yang dirahasiakan dari
Semenanjung Korea untuk penyebaran satu bulan setelah berangkat dari
Hawaii pada akhir September,” kata pejabat itu kepada Yonhap. ”Ini berlayar kembali ke pelabuhan asalnya pada akhir Oktober,” ujarnya.
Meskipun
tidak ada rincian perihal misi radar SBX di Semenanjung Korea yang
diungkap ke ke publik, namun radar ini dirancang untuk mendeteksi dan
melacak rudal balistik dan roket jarak jauh.
Seorang juru bicara
Pasukan AS-Korea Selatan untuk Urusan Publik menolak untuk
mengkonfirmasi laporan media tentang pengerahan radar SBX itu kepada IHS Jane. ”Karena alasan operasional dan keamanan,” katanya, yang dikutip Rabu (2/11/2016).
Menurut IHS Jane,
radar SBX diangkut dengan kapal generasi kelima AS. Radar SBX
diperkirakan memiki bobot 50.000 ton, dengan lebar 73 meter dan panjang
119 meter.
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M. Iriawan (ANTARA /Rivan Awal Lingga)
Jakarta (CB) - Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal
Polisi M Iriawan menerbitkan maklumat bagi petugas pengamanan dan
pendemo yang akan berunjuk rasa menolak penistaan agama pada Jumat
(4/11) mendatang.
"Setiap aparatur pemerintah khususnya polri wajib dan bertanggung
jawab untuk melindungi hak asasi manusia," kata Irjen Polisi M Iriawan
di Jakarta, Selasa.
Iriawan menuturkan anggota Polri harus menghargai asas legalitas,
prinsip praduga tak bersalah dan menyelenggarakan pengamanan bagi
masyarakat.
Kapolda Metro Jaya mengeluarkan maklumat yang tertuang melalui Surat Nomor : MAK/03/X/2016 tertanggal 1 November 2016.
Iriawan juga menyebutkan maklumat diberlakukan bagi koordinator atau penanggung jawab dan peserta pengunjuk rasa.
Mantan Kapolda Jawa Barat itu menegaskan seluruh peserta unjuk rasa
wajib menghormati hak orang lain, aturan moral yang diakui umum,
menaati perundang-undangan yang berlaku, serta menjaga keutuhan
persatuan dan kesatuan bangsa.
Polisi jenderal bintang dua itu juga melarang pengunjuk rasa
membawa, memiliki senjata api, amunisi, bahan peledak, senjata tajam dan
senjata pemukul.
Peserta demo juga dilarang menghasut maupun memprovokasi berupa lisan atau tulisan yang melanggar aturan hukum.
Hal lainnya yang tidak diperbolehkan bagi pendemo yakni
menyampaikan maupun meneruskan informasi bersifat menghina, menimbulkan
kebencian berdasarkan suku, agama, rasa dan antar golongan (SARA)
melalui media elektronik maupun media sosial.
Terakhir, pendemo dilarang melawan maupun menggagalkan tugas aparat keamanan saat menjalankan tugas pengamanan unjuk rasa.
Polisi akan menindak tegas pendemo yang melanggar hukum dengan
jeratan Pasal 218 KUHP tentang melawan aparat saat mengamankan aksi.
Kapolda Metro Temui Ormas Islam Soal Demo 4 November
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Mochamad Iriawan
CB, JAKARTA -- Kapolda Metro Jaya Inspektur
Jenderal Polisi M Iriawan menemui sejumlah organisasi kemasyarakatan dan
keagamaan secara persuasif guna memastikan unjukrasa berjalan tertib
pada Jumat (4/11).
"Mereka sepakat unjuk rasa berjalan aman, damai dan tertib," kata Irjen Polisi M Iriawan di Jakarta, Rabu (2/11).
Iriawan menemui pimpinan ormas bersama Kapolri Jenderal Polisi Tito
Karnavian sebagai langkah proaktif dan persuasif. Ditegaskan mantan
Kapolda Jawa Barat itu, wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya dalam situasi
keamanan yang kondusif.
Terkait rencana pengamanan demo itu, Iriawan menyebutkan Polda Metro
Jaya mendapatkan bantuan personel dengan jumlah petugas hampir mencapai
20.000 polisi. Polda Metro Jaya menerima bantuan personel untuk
pengamanan aksi demo penolakan penistaan agama dari polda lain.
"Kita melayani dalam jumlah banyak maka Polda Metro Jaya mendapatkan
bantuan dari personel yang ada di luar Jakarta," tutur Iriawan.
Sejak Selasa (1/11), petugas bantuan itu telah berada di Jakarta yang
berasal dari Banten, Jabar, Jatim, Lampung, Kalimantan dan NTT. Iriawan
belum dapat memastikan jumlah massa yang akan menyampaikan pendapat di
muka itu namun Polri siap mengamankan aksi itu secara profesional dan
proposional.
Umat Islam Diminta Percayai Polri Bakal Tuntaskan Kasus Ahok
Din Syamsuddin berharap masyarakat
percaya pada Polri yang tengah mengusut kasus dugaan penistaan agama
yang melibatkan cagub DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). (CNN
Indonesia/Aulia Bintang Pratama)
Jakarta, CB
--
Cendekiawan muslim Din Syamsudin berharap umat Islam
mempercayakan penegakan hukum dugaan kasus penistaan agama kepada
kepolisian. Unjuk rasa adalah hak setiap warga negara selama berjalan
sesuai aturan.
"Mari percaya negara hadir. Negara akan
melaksanakan tugas dan fungsinya," kata kata Din di Kompleks Istana
Kepresidenan, Selasa (1/11).
Din mengaku mendapat konfirmasi langsung dari Kapolri Jenderal Tito
Karnavian bahwa penegakan hukum dugaan perkara penistaan agama yang
melibatkan calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok
tetap berjalan. "Beri kepercayaan kepada Polri, terima dengan penuh
kesabaran," katanya.
Apalagi Ahok selaku orang yang dilaporkan sudah meminta maaf. Menurutnya, antarumat beragama harus saling memaafkan.
Mantan Wakil
Ketua Umum MUI Pusat itu berharap menjelang demo tidak ada isu-isu yang
bisa berdampak pada perpecahan. Dengan begitu unjuk rasa yang dimulai
dengan long march dari Masjid Istiqlal hingga Istana Negara itu bisa
berjalan tertib dan aman.
"Tidak perlu juga menimbulkan kepanikan
dari warga masyarakat. Dalam demokrasi boleh mengekspresikan diri,"
kata mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah ini.
Namun, ia tetap berpesan kepada peserta demo tak terjebak dalam aksi
kekerasan dan anarki. Hal itu guna menghindari pihak ketiga yang ingin
mengacaukan suasana pada 4 November.
Chairman World Peace Forum ini menilai demokrasi juga dapat disalurkan dan disampaikan melalui proses penegakan hukum.
"Mari
tunjukkan kalau itu atas nama agama, seperti Islam. Tunjukkan akhlak
mulia karena Islam juga sangat menekankan itu," katanya.
Presiden Joko Widodo melalui Menko Polhukam Wiranto sebelumnya
mengatakan, pemerintah tak akan mengintervensi proses hukum terhadap
Ahok.
Pemerintah juga memberikan ruang unjuk rasa kepada massa
yang diprakarsai kelompok Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama
Indonesia (GPNF MUI). Jokowi menekankan, aksi harus tertib, aman, dan
tak merusak.
Pukul 6 sore harus bubar sendiri, jangan dibubarkan, bunyi
undang-undang begitu, saya ikut buat sehingga saya masih hafal."
Jakarta (CB) - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum
dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto mengatakan demontrasi pada 4
November 2016 harus tetap berpegang pada ketentuan yang berlaku yakni
bubar pada pukul 18.00 WIB.
"Pukul 6 sore harus bubar sendiri, jangan dibubarkan, bunyi
undang-undang begitu, saya ikut buat sehingga saya masih hafal," kata
Wiranto, Jakarta, Selasa.
Wiranto mengatakan unjuk rasa boleh saja dilakukan tapi harus tetap
berada dalam koridor aturan yang berlaku dan tidak menyebabkan
kekacauan.
"Demo biasa boleh, ada aturannya, jumlahnya berapa, kapan dilakukan,
atributnya apa yel-yelnya apa, tapi yang pasti jangan ganggu kebebasan
orang lain, ketertiban umum," ujarnya.
Menko Polhukam juga mengatakan para ulama diminta menyerukan kepada
umat agar kalaupun nanti demo pada 4 November 2016 yang digelar setelah
shalat Jumat, maka diharapkan bisa dilakukan dengan damai.
"Karena memang demo tak bisa dilarang, itu merupakan satu hak untuk menyampaikan pendapat di muka umum," tuturnya.
Namun, dia mengatakan hendaknya penyampaian pendapat itu disampaikan sesuai rambu-rambu hukum yang ada.
"Bebas boleh tapi jangan mengganggu kebebasan orang lain. Jangan
sampai ada hal yang mencekam, yang membuat warga takut, apalagi chaos,
jangan lah," ujarnya.
Wiranto menuturkan segala urusan atau masalah dapat diselesiakan dengan musyawarah dan mufakat.
"Urusan yang saat ini sedang berkembang misalnya salah satu yang
dimintakan adalah bagaimana pernyataan Ahok (Basuki Tjahaja Purnama)
dapat diproses secara hukum. Itu sudah diproses," ujarnya.
Terkait dugaan penistaan agama yang dituduhkan kepada Ahok, Wiranto
mengatakan pemerintah masih memproses secara hukum dan meminta
keterangan saksi.
"Ada proses sekarang ini, proses sedang jalan, sedang dipanggil
saksi yang mengetahui kejadian itu dan kemudian dinilai, dilakukan
pengusutan lebih lanjut lagi, nah ini perlu waktu," ujarnya.
Mengingat kepolisian masih menindaklanjuti dugaan yang melibatkan
Ahok, maka Menkopolhukam Wiranto berharap warga dapat menunggu proses
hukum hingga selesai.
"Maka masyarakat jangan sampai kemudian menggunakan isu itu untuk melakukan demo," tuturnya.
Sebelumnya, Sekretaris Jenderal DPD Front Pembela Islam (FPI) DKI
Jakarta Novel Bamukmin mengatakan rencana demonstrasi ormas Islam pada 4
November 2016 akan melibatkan ormas dari luar Jakarta.
Demonstrasi bertema Aksi Bela Islam guna menuntut Calon Gubernur
Petahana DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) diproses hukum atas
dugaan penistaan agama juga akan melibatkan massa buruh dari wilayah
Jabodetabek, kata Novel.
Aksi solidaritas untuk Palestina di Bandung, Jawa Barat. (ANTARA FOTO)
Ramallah (CB) - Arab Saudi menangguhkan pendanaan untuk Otoritas Nasional Palestina (Palestinian National
Authority/PNA) sejak Maret lalu menurut seorang pejabat senior Palestina.
"Transfer
uang terakhir dikirim ke kas PNA pada Maret," kata perdana menteri
pemerintahan konsensus PNA, Rami Hamdallah, saat bertemu dengan
sekelompok wartawan Palestina, Selasa (1/11).
"Pendanaan Saudi telah dihentikan sementara."
Namun
Hamdallah membantah laporan sebelumnya dari media Arab bahwa Arab Saudi
telah benar-benar menghentikan bantuan keuangannya ke PNA karena
perbedaan politik.
"Ada jaminan bahwa Arab Saudi akan segera melanjutkan komitmen
finansialnya kepada PNA, termasuk bulan-bulan sebelumnya sejak Maret,"
kata Hamdallah sebagaimana dikutip kantor berita Xinhua.
"Tidak ada implikasi-implikasi politik seperti yang
dikatakan sebelumnya."
Perdana Menteri memuji Arab Saudi untuk dukungan politik dan
finansial konstannya bagi rakyat Palestina selama puluhan tahun.
Sumbangan Arab Saudi dalam komitmen finansial Arab bagi PNA mencapai 20 juta dolar AS per bulan.
Hamdallah mengakui bahwa bantuan keuangan asing untuk PNA menurun
baru-baru ini, termasuk dari Amerika Serikat, yang tidak lagi memberikan
bantuan keuangan pada 2016.
AS seharusnya memberi 386 juta dolar AS bantuan keuangan sejauh ini menurut Perdana Menteri.
Jakarta, CB
--
Kementerian Luar negeri Amerika Serikat
membatalkan rencana penjualan 26 ribu senjata ke Filipina setelah salah
satu senator AS, Ben Cardin, menolak rencana tersebut.
Salah satu
sumber mengatakan, politisi Partai Demokrat itu tidak setuju jika AS
harus menyediakan bantuan senjata ke Manila karena adanya dugaan
pelanggaran HAM yang semakin mengkhawatirkan di Filipina.
Dugaan ini mencuat setelah merebaknya kabar bahwa kebijakan perang
melawan kriminal narkoba yang digagas Presiden Filipina Rodgrigo Duterte
telah menyebabkan setidaknya 3000 warga terduga kriminal narkoba tewas
di tangan polisi tanpa melalui proses hukum jelas. Langkah brutal
Duterte ini juga menarik perhatian pegiat HAM internasional dan juga
negara Barat.
Saat Kementerian Luar Negeri AS menginformasikan
rencana penjualan senjata ini, Cardin langsung menolak. Seorang sumber
dari staf Komite Hubungan Luar Negeri Kongres AS lantas menghubungi
Kemlu As untuk memberi kabar bahwa Cardin akan menolak rencana penjualan
itu pada proses notifikasi awal.
Sementara itu, Kemlu AS sendiri tidak memberikan tanggapan mengenai persoalan ini.
Sebelumnya,
Duterte sendiri menyatakan ketidakpeduliannya terkait penghentian
bantuan senjata dari AS. Duterte menyatakan, Rusia dan China telah
bersedia memenuhi pasokan senjata yang dibutuhkan Filipina.
Hubungan
AS dengan Filipina sebagai sekutu lama memburuk setelah beberapa
pernyataan retorik Duterte menyiratkan ketidaksukaannya berada di bawah
pengaruh AS.
Dalam kunjungannya ke China beberapa waktu lalu,
Duterte juga mengumumkan "perceraian" antara Filipina dan AS. Duterte
juga menyiratkan niat merapat ke Rusia. Baik China dan Rusia merupakan
rival AS di kawasan.
Pesawat
pembom strategis Tu-160 White Swan (NATO menyebutnya Blackjack) dapat
disebut sebagai pesawat pengangkut rudal, mengingat kemampuannya yang
dapat membawa 40 ton rudal. Rudal jarak jauh yang dibawa berhulu ledak
konvensional dan nuklir yang dibawa di dalam dua weapon bay. Setiap
weapon bay dapat membawa enam rudal nuklir, sehingga bomber White Swan
dapat membawa 12 rudal berkepala nuklir. youtube.com
Rusia
telah memutuskan memodernisasi Bomber White Swan yang dimilikinya serta
memproduksi kembali Tu-160, yang dihentikan pada 1992, tanpa mengganggu
pembangunan bomber generasi kelima PAK DA. Keputusan memproduksi lagi
Tu-160 dinyatakan oleh Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu saat
mengunjungi S. Gorbunov Kazan, pabrik pembuat bomber ini, pada 2105.
Tu-160M2, versi setelah dimodernisasi, akan terbang pada 2018, dan
Tu-160M2 produksi baru, akan terbang pada 2021. youtube.com
Bomber
Tu-160M2 pada dasarnya pesawat baru dengan tampilan lama. Modernisasi
meliputi sistem avionik, sistem pentargetan, sistem perang elektronik,
mesin, dan persenjataan yang dibawa. Tu -60M2 menggunakan mesin NK-32,
yang tidak hanya digunakan sebagai mesin pesawat, tetapi juga roket.
Dengan mesin NK-32, bomber ini dapat terbang tinggi yang tidak dapat
dijangkau sistem pertahanan udara musuh. youtube.com
Bomber
Tu-160M2 membawa rudal-rudal terbaru Rusia, H-101 dan H-555. H-555
adalah rudal bersayap jarak jauh generasi baru yang dikembangkan dengan
basis rudal Kh-55 menggunakan homing sistem rudal Kh-101. Tu-160M2 juga
mampu membawa rudal bersayap H-55SM, yang dapat diprogram koordinatnya
untuk menghancurkan target di darat. youtube.com
Wakil
Menteri Pertahanan Rusia Yuri Borisov mengatakan bahwa pembangunan
bomber strategis Tu-160M2 tengah berlangsung dan sesiuai dengan jadwal,
bahkan mungkin akan lebih cepat dari rencana semula. Menurut Kepala
angkatan udara Rusia, Viktor Bondarev, Kementerian Pertahanan berencana
membeli paling sedikit 50 pesawat bomber Tu-160M2. ainonline.com
Pesawat
pembom strategis Tu-160M2 merupakan pesawat dengan karakteristik dan
kapabilitas yang baru. Semua inovasi dibenamkan pada pembom baru ini,
sehingga kemampuan Tu-160M2 disebut-sebut meningkat dua kali lipat dan
efektifitas meniingkat dua setengah kali lipat dibanding pendahulunya.
Peningkatan kemampuan, senjata, dan jumlah, Tu-160M2 membuat kekuatan
angkatan udara Rusia sangat menakutkan. sputniknews.com
Keberadaan sistem anti rudal AS di Eropa membuat Rusia khawatir. Foto/Istimewa
MOSKOW
- Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Rusia, Nikolai Patrushev
mengatakan sistem rudal Amerika Serikat (AS) di Eropa mampu menyerang
situs strategis Rusia. Moskow pun menganggap penumpukan militer NATO
sebagai ancaman.
"Kami masih menggap penguatan kekuatan militer
NATO dan menjadikan organisasi berfungsi global, lokasi infrastruktur
militer negara-negara blok lebih dekat dengan perbatasan Rusia,
menyebarkan persenjataan jenis baru, menciptakan sistem pertahanan rudal
global, sebagai ancaman bagi keamanan negara kita," tutur Petrushev
seperti dikutip dari Sputniknews, Selasa (1/11/2016).
Petrushev
menambahkan Rusia terus bekerja dalam kerangka Rusia-NATO untuk
mengkoordinasikan langkah-langkah yang bertujuan untuk mencegah
konfrontasi di udara dan laut.
"Dalam keadaan sekarang, Rusia
terus menggunakan platform dialog Dewan Rusia-NATO, bekerja pada
perjanjian bilateral tentang pencegahan insiden udara dan laut," terang
Petrushev.
Petrushev mengatakan bahwa sistem rudal AS yang diatur
untuk digunakan di Eropa Timur dan Korea Selatan memiliki kemampuan
untuk menyerang situs strategis Rusia meskipun Washington mengklaim
sebaliknya.
"Metode imajiner melawan 'ancaman Rusia' menimbulkan
pertanyaan. Anda menyebutkan penyebaran elemen sistem pertahan rudal di
perbatasan kita. Sistem ini dapat meluncurkan rudal jelajah dimana
fasilitas infrastruktur strategis Rusia berada dalam radius mereka,"
katanya.
"AS tentu saja membantah kemungkinan ini, tetapi tidak dapat memberikan argumen yang nyata," tukasnya.
BEIJING
- China menunjukkan eksistensi dan harga dirinya dengan meluncurkan
pesawat siluman J-20 untuk pertama kalinya. J-20 yang dikembangkan
selama lebih dari 15 tahun itu akan menunjukkan kehebatan di Pameran
Kedirgantaraan Internasional China di Zhuhai, China.
Dunia akan
menyaksikan kemajuan teknologi pesawat tempur China yang berkembang
sangat pesawat. J-20 akan menyaingi pesawat F-22 Raptor dan F-35
Lightning II produksi Lockheed Martin untuk menunjukkan siapa yang
menguasai angkasa. Dengan J-20, China berharap itu akan mengurangi
kesenjangan militer dengan Amerika Serikat (AS).
Kemampuan J-20
juga akan memperkuat China yang menghadapi ketegangan dengan negara
tetangga di Laut China Timur dan Laut China Selatan. J-20 mampu
memperkuat operasi pertahanan dan penyerangan yang dilakukan China.
”Produksi J-20 telah sesuai rencana dan akan membantu misi Angkatan
Udara (AU) untuk mengamankan kedaulatan dan keamanan nasional,” kata
juru bicara AU China Shen Jinke, dilansir South China Morning Post.
AU
China menyatakan J-20 merupakan pesawat siluman generasi baru. Pesawat
itu akan mulai beroperasi dalam waktu dekat. Para analis memperkirakan
J-20 akan diproduksi lebih cepat dibandingkan rival utamanya, F-22
Raptor. Namun, banyak juga pakar yang mengungkapkan perusahaan
pertahanan China masih berjuang keras memproduksi mesin pesawat
supercanggih sehingga bisa bersaing dengan jet tempur dari Barat.
J-20
itu menjadi pembuktian bagi China yang bersaing dengan AS yang ingin
terus mendominasi Asia. Beijing ingin menunjukkan mereka mampu bersaing.
Dengan memiliki pesawat itu, China menjadi perhatian penuh Pentagon.
Pesawat
itu dikhawatirkan akan menjadi pesaing F-22 Raptor yang menjadi
keunggulan AS. ”J-20 akan menjadi perhatian para pengamat militer baik
di China ataupun di luar negeri,” kata Presiden Perusahaan Pesawat China
AVIC Tan Ruisong, dilansir Daily Mail. ”J-20 melakukan demonstrasi
penerbangan publik yang pertama kalinya,” tuturnya.
Dia
mengungkapkan pesawat tersebut merupakan bentuk perwujudan perkembangan
teknologi China dalam 20 tahun terakhir. Selain J-20, China juga
meluncurkan pesawat transportasi militer Y-20 yang juga dipertunjukkan
hari ini. Y-20 bisa disandingkan dengan pesawat kargo militer produk AS
C-17.
Pada 2014 China mempertunjukkan J-31 di Zhuhai saat
kunjungan Presiden AS Barack Obama di KTT Asia- Pasifik. Beijing sangat
berharap J-31 yang masih dikembangkan akan berkompetisi dengan pesawat
siluman F-35 di pasar internasional. Kemudian, CNN melaporkan China juga
akan mempertunjukkan pesawat multiperan J- 10B, kemudian Shaanxi
KJ-500, dan pengebom strategis Xian H- 6K. Helikopter serangan Changhe
Z-10K juga akan ditampilkan pertama kali.
Kemudian, Aerospace
Science and Technology Corporation (CASC) akan meluncurkan CH-5 UAV yang
dikenal sebagai imitasi MQ-9 Reaper buatan AS. Pesawat nirawak menjadi
sisi lain dalam pameran kedirgantaraan tersebut seperti Wing LoongII
milik AVIC. Sistem pertahanan misil juga menjadi peralatan yang
dipamerkan dalam pameran tersebut.
Tahun lalu Luoyang
Electro-Optical Research Institute (LEOC) mengumumkan misil PL-10 yang
bisa menembak jatuh pesawat. ”PL-10 memiliki daya jelajah misil hingga
19 km dengan dilengkapi pencari inframerah dan kemampuan antigangguan,”
tutur Liang Xiaogeng, kepala desainer misil LEOC, dilansir Sputnik News . Berebut Pasar Industri Pesawat
Bukan persaingan
geopolitik semata, Beijing-Washington juga bersaing untuk berebut pasar
industri pertahanan yang terus menunjukkan geliatnya. Selepas Perang
Dingin, belanja pertahanan masih terus digenjot oleh beberapa negara,
khusus pesawat tempur. Itu berbeda dengan pesawat penerbangan sipil yang
cenderung menunjukkan stagnasi.
”Pesanan pesawat komersial di
beberapa lokasi tidak menunjukkan geliat. Sedangkan industri pertahanan,
khususnya pesawat tempur, terus tumbuh di AS dan pasar dunia,” kata
Konsultan Teal Group Richard Aboulafia kepada Reuters . ”Itu kombinasi
siklus persenjataan yang meningkat karena ketegangan regional dan
kekuatan yang berlebihan,” paparnya.
Menurut Tan, AVIC telah
mampu menjual produknya di 80 negara dengan penjualan di luar negeri
mencapai USD11,8 miliar. ”Perusahaan ini ingin mengingatkan misi suci
untuk melayani China,” katanya.
Dia mengatakan, industri
pertahanan khususnya pesawat tempur bertujuan melaksanakan rencana
strategis Partai Komunis, pemerintah, dan Tentara Pembebasan Rakyat.
”Kita juga mendukung kepemimpinan Presiden Xi Jinping,” paparnya.
Kemudian,
topik panas di Zhuhai yang lain adalah penundaan penerbangan C919
produksi perusahaan penerbangan milik China, Comac. Selama ini Comac
ingin mencoba menghapus dominasi Airbus dan Boeing. Sebenarnya C919
dijadwalkan akan terbang tahun ini, tetapi sumber Comac menyatakan
pesawat itu baru siap uji terbang pada 2017.
Tiongkok
memamerkan pesawat tempur generasi kelima terbaru mereka, J-20 pada
pembukaan China International Aviation & Aerospace Exhibition ke-11
di Zhuhai, 1 November 2016. Pesawat tempur siluman ini buatan Chengdu
Aerospace Corporation. REUTERS
Pesawat
tempur generasi kelima Tiongkok, J-20 terbang melintas pada pembukaan
China International Aviation & Aerospace Exhibition ke-11 di Zhuhai,
Guandong, 1 November 2016. Debut pesawat siluman ini mendapat sambutan
tepuk tangan dan sirine mobil yang berada di area pameran. China
Daily/via REUTERS
Dua
pesawat tempur siluman Tiongkok, J-20 terbang melintas pada pembukaan
China International Aviation & Aerospace Exhibition ke-11 di Zhuhai,
Guandong, 1 Nov
Pesawat
tempur siluman Tiongkok, J-20 terbang melintas pada pembukaan China
International Aviation & Aerospace Exhibition ke-11 di Zhuhai,
Guandong, 1 November 2016. Kehadiran pesawat J-20 menunjukan lompatan
besar kemampuan tempur militer Tiongkok. REUTERS
Pesawat
tempur siluman Tiongkok J-20 terbang melintas selama 60 detik pada saat
pembukaan China International Aviation & Aerospace Exhibition ke-11
di Zhuhai, Guandong, 1 November 2016. Sejumlah analis menyebutkan bahwa
terlalu dini membandingkan kemampuan pesawat ini dengan F-22 Raptor,
pesawat tempur siluman milik Amerika Serikat. China Daily/via REUTERS
Pesawat
siluman J-20 terbang melintas di atas China's International Aviation
and Aerospace Exhibition di Zhuhai, 1 November 2016. Penampakan pertama
pesawat tempur generasi kelima ini memperlihatkan kecanggihan teknologi
industri pertahanan Tiongkok. AP
Jakarta (CB) - Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Tentara
Nasional Indonesia (TNI) Brigjen TNI Wuryanto mengatakan sepertiga
pasukan dari semua satuan TNI selalu siap siaga setiap hari di seluruh
wilayah Indonesia.
"Semua satuan tiap hari itu ada sepertiga kekuatan pasti standby (siaga)," kata Wuryanto di Jakarta Timur, Selasa.
Dia
mengatakan TNI tidak siaga hanya untuk satu recana seperti unjuk rasa 4
November 2016 karena sepertiga kekuatan TNI selalu siaga menjaga
keamanan nasional.
"Ada sepertiga kekuatan itu kan selalu standby (siaga) selalu setiap hari bukan hanya dalam menghadapi kegiatan ini," tuturnya.
Dia menuturkan TNI mempercayakan sepenuhnya kepada Polri untuk mengantisipasi demonstrasi itu.
"TNI
mempercayakan sepenuhnya kepada Polri, pasti Polri sangat profesional,
mereka pasti sudah melaksanakan kegiatannya sesuai dengan ketentuan
hukum yang berlaku," ujarnya.
Kapuspen TNI menuturkan TNI dan
Polri berkoordinasi menjaga keamanan negara. "Selama TNI, Polri kompak
sama-sama terus saya kira tidak adalah yang upayanya akan
dibentur-benturkan," kata dia.
Dia mencontohkan sebuah batalyon berkekuatan 746 orang sehingga sepertiga yang siaga adalah 200-an orang.
"Pasti
satu kompi standby (siaga), satu kompi masing-masing kompi pasti satu
pletonnya standby (siaga), sepertiga kekuatan satuan pasti siaga, itu
kan ketentuan," ujar dia.
Sebelumnya, Sekretaris Jenderal DPD
Front Pembela Islam (FPI) DKI Jakarta Novel Bamukmin mengatakan rencana
demonstrasi ormas Islam pada 4 November 2016 akan melibatkan ormas dari
luar Jakarta. Mereka berencana menuntut Gubernur Petahana DKI Jakarta
Basuki Tjahaja Purnama diproses hukum atas apa yang mereka sebuat dugaan
penistaan agama.
Kapuspen TNI: belum ada permintaan bantuan dari Polri
Sejumlah
personel Brimob berbaris di kawasan Monas, Jakarta, Senin (31/10/2016).
Sebanyak 5.630 anggota Brimob gabungan dari sejumlah Polda
diperbantukan ke Jakarta untuk meningkatkan pengamanan Ibu Kota menyusul
rencana aksi demonstrasi pada 4 November 2016 terkait dugaan penistaan
agama yang dilakukan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. (ANTARA /Sigid
Kurniawan)
Jadi untuk kesiapan TNI menjelang 4 November 2016 seperti yang
disampaikan Panglima, TNI semuanya siap bukan hanya untuk di Jakarta
tapi semuanya siap
Jakarta (ANTARA News) - Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI
Brigjen TNI Wuryanto mengatakan belum ada permintaan bantuan dari
Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) untuk mengantisipasi unjuk
rasa pada 4 November 2016.
"Belum ada. Paling masih di tingkat polda lah ya, kalau Mabes TNI
kan tidak, belum," katanya di Balai Wartawan Pusat Penerangan Markas
Besar (Mabes) TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa.
Dia mengatakan TNI selalu siap jika dibutuhkan sewaktu-waktu untuk menjaga keamanan negara.
"Jadi untuk kesiapan TNI menjelang 4 November 2016 seperti yang
disampaikan Panglima, TNI semuanya siap bukan hanya untuk di Jakarta
tapi semuanya siap," ujarnya.
TNI juga siap sedia jika Polri membutuhkan bantuan dalam mengantisipasi demonstrasi massa pada 4 November 2016.
" Kita all out (habis-habisan) untuk mem-back up (membantu) Polri, berapapun permintaan kita siap," tuturnya.
Sebelumnya, Sekretaris Jenderal DPD Front Pembela Islam (FPI) DKI
Jakarta Novel Bamukmin menyampaikan rencana demonstrasi ormas Islam pada
4 November 2016 akan melibatkan ormas dari luar Jakarta.
Demonstrasi bertema Aksi Bela Islam itu menuntut Gubernur Petahana
DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama diproses hukum atas dugaan penistaan
agama juga akan melibatkan massa buruh dari wilayah Jabodetabek, kata
Novel.
Jakarta (CB) - PT Pindad membentuk anak perusahaan PT
Pindad Advance System untuk membangun pertahanan dan keamanan siber,
karena ke depan setiap peralatan tempur yang diproduksi Pindad akan
dilengkapi dengan teknologi siber (cyber).
"Sebagai industri keamanan strategis, Pindad harus mulai membangun
industri pertahanan yang berbasis digital," kata Deputi Direktur Utama
PT Pindad, Achyarmansyah Lubis, dalam pernyataan tertulis, di Jakarta,
Selasa.
Untuk membangun pertahanan dan keamanan siber itu, PT Pindad
melibatkan berbagai sektor, akademisi, perangkat negara, komunitas siber
dan industri teknologi siber.
Ia menjelaskan, riset teknologi menjadi bagian penting untuk segera
melakukan transfer teknologi dalam lima tahun ke depan karena untuk
menjaga kerahasiaan informasi, maka pertahanan siber harus diawasi
sepenuhnya oleh tenaga ahli Indonesia.
"Kerahasiaan dan keamanan adalah kemenangan," ucapnya, menegaskan.
Ia menilai, perang masa mendatang tidak hanya perang konvensional,
tetapi juga perang propaganda melalui media internet dan serangan siber.
Oleh karena itu, Indonesia harus mempunyai kekuatan untuk menangkal
serangan siber yang mengancam ketahanan bangsa salah satunya dengan
membentuk badan yang mengkoordinasikan keamanan siber.
Menurut dia, ancaman serangan siber sudah serius, terbukti berdasarkan data Indonesia Security Incident Response Team on Internet Instrastrukture (IDSIRTII) terdapat 48,8 juta serangan siber sepanjang tahun 2015.
Pembentukan anak usaha PT Pindad itu juga disambut baik Dr Munawar
Ahmad, dosen tehnik informatika ITB, karena ke depan semua senjata
perang akan dilengkapi kemampuan siber, antara lain pengendalian jarak
jauh, lebih akurat, mampu mengatasi medan lebih baik, dan mampu
mengendalikan senjata lawan.
"Industri pertahanan Indonesia harus memulai penguasaan teknology siber," katanya.
Tank
Turki melintas di Kobani, Suriah, saat mereka kembali dari operasi
militer di Suriah, Minggu (22/2). (REUTERS/Mursel Coban/Depo Photos )
Ankara, Turki (CB) - Wakil Perdana Menteri Numan Kurtulmus
mengatakan Turki ingin mulai menggelar operasi untuk mengusir ISIS dari
kota Raqa, Suriah, setelah operasi di kota Mosul, Irak, dan misi yang
didukung Turki di Suriah utara berakhir.
"Akan tepat secara militer dan strategi menggelar operasi di Raqa setelah operasi di Mosul dan operasi Euphrates Shield Turki berakhir," katanya kepada wartawan di Ankara, Senin (31/10).
Pekan
lalu, Menteri Pertahanan Amerika Serikat Ashton Carter mengatakan
operasi untuk "mengisolasi" Raqa, ibu kota de facto ISIS, harus dimulai
bersamaan dengan operasi di Mosul.
Serangan pasukan Irak dan
peshmerga Kurdi untuk membebaskan Mosul, kota terbesar kedua Irak,
dimulai pertengahan Oktober dengan bantuan serangan udara koalisi
pimpinan Amerika Serikat.
Sementara itu, Turki melanjutkan
operasi yang disebut Euphrates Shield, yang diluncurkan 24 Agustus, yang
mendukung pejuang oposisi di Suriah utara dengan tank dan serangan
udara.
Para petempur yang didukung Ankara meliputi berbagai brigade, bukan dari satu pasukan yang terorganisasi menurut para ahli.
Sejauh
ini, para pemberontak berhasil merebut benteng pertahanan ISIS
Jarabulus dan merebut kembali Kota Dabiq yang penting secara simbolis.
Presiden
Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan pada pekan lalu bahwa pemberontak
akan menyasar Raqa setelah maju ke Kota Al Bab di Suriah utara dan
merebut Manbij, yang baru-baru ini jatuh ke tangan milisi Unit
Perlindungan Rakyat (YPG) Kurdi Suriah.
Euphrates Shield memiliki dua tujuan utama yaitu membersihkan perbatasan Turki-Suriah dari ISIS dan mencegah YPG bergerak ke arah barat.
Pekan
lalu Ankara melancarkan serangan udara ke posisi-posisi YPG untuk
menghentikan pergerakan mereka maju ke Al Bab menurut warta media Turki.
Ankara
memandang YPG berkaitan dengan Partai Pekerja Kurdi (PKK) yang
dilarang, yang melakukan pemberontakan di Turki sejak 1984 menurut warta
kantor berita AFP.
J-20 adalah jet tempur yang mampu
menghindari tangkapan radar, bermesin ganda, yang diproduksi oleh
Chengdu Aerospace Corporation. (China Daily/via Reuters)
Jakarta, CB
--
China memamerkan jet tempur siluman Chengdu J-20
untuk pertama kalinya di hadapan publik pada Selasa (1/11), dalam
gelaran akbar bertajuk Airshow China. Pameran yang digelar di Kota Zhuha
itu dihadiri oleh puluhan produsen dan pembeli pesawat.
Dua pesawat jet yang disebut-sebut sebagai tandingan jet tempur siluman Amerika Serikat itu terlihat terbang di angkasa, melintasi para petinggi dan eksekutif industi penerbangan, serta ratusan pengunjung yang memadati arena.
Penonton dibuat tercengang dengan raungan mesin dan manuver yang
dilakukan oleh kedua jet tersebut dalam pertunjukkan yang berlangsung
selama enam puluh detik itu.
"Ini benar-benar merupakan kemajuan
besar dalam kemampuan tempur China," ujar Bradley Perrett dari Aviation
Week, seperti dikutip Reuters.
J-20 adalah jet tempur produksi Chengdu Aerospace Corporation yang mampu menghindari tangkapan radar dan bermesin ganda.
Jet
yang dirakit untuk menandingi jet tempur siluman Raptor F-22 milik
Amerika Serikat itu pertama kali uji terbang pada 11 Januari 2011 dan
diprediksi beroperasi pada 2018.
Namun, beberapa pakar menganggap
terlalu dini untuk menyandingkan J-20 dengan F-22 Raptor buatan
perusahaan AS, Lockheed Martin, yang memiliki spesifikasi penghindar
radar tersebut.
Di sisi lain, seorang insinyur penerbangan yang
menonton pertunjukan tersebut, Cao Qingfeng, mengatakan bahwa J-20
sangat menawan. Menurut Cao, pertunjukan itu memperlihatkan semakin
kuatnya industri pesawat China.
"Ini menunjukkan kini mereka percaya diri untuk tampil di hadapan publik," katanya.
Melalui
perhelatan ini, China disebut-sebut ingin menunjukkan ambisi
mengembangkan pertahanan dan penerbangan sipilnya. China berambisi untuk
mengambil alih pasar penerbangan dari tangan AS dalam jangka waktu satu
dekade ke depan.
KOMPAS.com/Kurnia Sari Aziza
Presiden Joko Widodo dan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama
meninjau pengerjaan proyek Mass Rapid Transit (MRT) di Patung Pemuda
Senayan, Jakarta, Kamis (8/10/2015).
JAKARTA, CB - Presiden Joko Widodo menegaskan, tidak akan mengintervensi proses hukum yang tengah dilakukan Bareskrim Polri terkait kasus yang menjerat Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.
Ahok dituduh menistakan agama terkait pernyataannya yang mengutip surat Al Maidah ayat 51.
Penegasan itu disampaikan Presiden saat bertemu pimpinan Majelis
Ulama Indonesia, Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah di Istana
Kepresidenan, Jakarta, Selasa (1/11/2016).
"Presiden mengatakan bahwa beliau sudah memerintahkan ini untuk
diproses dan beliau tidak akan intervensi terhadap masalah ini," ucap
Ketua Umum MUI Ma’ruf Amin seusai pertemuan.
Ma'ruf menganggap masalah pernyataan Ahok tersebut sudah berkembang di luar konteks dan tidak proporsional.
Ihsanuddin Jumpa pers tiga ormas Islam usai bertemu Presiden Joko Widodo di Istana, Jakarta, Selasa (1/11/2016).
Masalah tersebut, kata dia, sudah ditarik ke ranah politik sehingga menjadi mengganggu.
"Sebenarnya tidak ada hubungannya dengan politik, Pilkada, tapi
dikaitkan dengan berbagai masalah kemudian menjadi tidak proporsional,
bahkan di luar konteks sehingga masalah ini menjadi begitu mengganggu
dan hiruk pikuk," ucap Ma'ruf.
Karena itu, kata dia, pihaknya sepakat agar masalah pernyataan Ahok diserahkan penyelesaiannya melalui jalur hukum.
"Kita sepakat bahwa semua ini diproses secara terhormat, secara proporsional melalui proses hukum," kata Ma'ruf.
Kasus itu tengah diusut oleh Bareskrim Polri. Sejauh ini, polisi menerima delapan laporan masyarakat terhadap Ahok.
Ahok sudah diminta keterangan penyelidik Bareskrim atas permintaan sendiri.
Penyelidik juga telah memintai keterangan staf Ahok yang diminta
klarifikasi soal ucapan Ahok yang mengutip surat Al Maidah ayat 51 saat
melakukan kunjungan kerja di Kepulauan Seribu.
Penyelidik juga telah memintai keterangan beberapa warga Pulau Seribu.
Ahok sudah membantah melakukan penistaan agama. Meski demikian, ia mengucapkan permintaan maaf kepada umat Islam.
"Saya sampaikan kepada semua umat Islam atau kepada yang merasa
tersinggung, saya sampaikan mohon maaf. Tidak ada maksud saya melecehkan
agama Islam atau apa," kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Senin
(10/10/2016).
Ahok merasa bukanlah orang yang anti atau memusuhi agama tertentu, termasuk Islam.
Ia mengatakan, selama pemerintahannya, banyak madrasah yang mendapat bantuan dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
"Bukan saya mau ria (pamer) ya, sekolah-sekolah Islam yang kami bantu izin berapa banyak, termasuk KJP (Kartu Jakarta Pintar) untuk madrasah, termasuk kami bangun masjid," ujar dia.
Oleh karena itu, Ahok meminta agar polemik mengenai ucapannya itu tak lagi diperpanjang.
Kasus Ahok Sudah Melebar, MUI Serahkan Penyelesaiannya ke Polisi
Ihsanuddin Para tokoh dari MUI, PBNU dan Muhammadiyah usai bertemu Presiden Joko Widodo di Istana, Jakarta, Selasa (1/11/2016).
JAKARTA, CB - Ketua Umum Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia Ma’ruf Amin menganggap masalah pernyataan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang mengutip surat Al Maidah ayat 51, sudah berkembang di luar konteks dan tidak proporsional.
Masalah tersebut, kata dia, sudah ditarik ke ranah politik sehingga menjadi mengganggu.
Hal itu disampaikan Ma'ruf dalam pertemuan para ulama dengan Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (1/11/2016).
"Sebenarnya tidak ada hubungannya dengan politik, Pilkada, tapi
dikaitkan dengan berbagai masalah kemudian menjadi tidak proporsional,
bahkan di luar konteks sehingga masalah ini menjadi begitu mengganggu
dan hiruk pikuk," ucap Ma'ruf seusai pertemuan.
Dalam pertemuan tersebut, ikut hadir sembilan perwakilan MUI lainnya,
10 orang perwakilan Nahdlatul Ulama dan 10 orang perwakilan
Muhammadiyah.
Ma'ruf mengatakan, karena itu pihaknya sepakat agar masalah
pernyataan Ahok tersebut diserahkan penyelesaiannya melalui jalur hukum.
"Kita sepakat bahwa semua ini diproses secara terhormat, secara proporsional melalui proses hukum," kata Ma'ruf.
MUI sebelumnya menilai pernyataan Ahok saat kunjungan kerja di Kepulauan Seribu dapat dikategorikan menghina Al Quran dan menghina ulama.
Pernyataan Ahok dianggap memiliki konsekuensi hukum.
Pernyataan sikap MUI ini diteken oleh Ma'ruf dan Sekretaris Jenderal MUI Anwar Abbas pada Selasa (11/10/2016).
MUI merekomendasikan agar aparat penegak hukum menindak tegas setiap
orang yang melakukan penodaan dan penistaan Al Quran dan ajaran agama
Islam, serta penghinaan terhadap ulama dan umat Islam sesuai dengan
peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Aparat penegak hukum diminta proaktif melakukan penegakan hukum
secara tegas, cepat, proporsional, dan profesional dengan memperhatikan
rasa keadilan masyarakat agar masyarakat memiliki kepercayaan terhadap
penegakan hukum.
Kasus itu tengah diusut oleh Bareskrim Polri. Sejauh ini, polisi menerima delapan laporan masyarakat terhadap Ahok.
Ahok sudah diminta keterangan penyelidik Bareskrim atas permintaan sendiri.
Penyelidik juga telah memintai keterangan staf Ahok yang diminta
klarifikasi soal ucapan Ahok yang mengutip surat Al Maidah ayat 51 saat
melakukan kunjungan kerja di Kepulauan Seribu.
Penyelidik juga telah memintai keterangan beberapa warga Pulau Seribu.
Ahok sudah membantah melakukan penistaan agama. Meski demikian, ia mengucapkan permintaan maaf kepada umat Islam.
"Saya sampaikan kepada semua umat Islam atau kepada yang merasa
tersinggung, saya sampaikan mohon maaf. Tidak ada maksud saya melecehkan
agama Islam atau apa," kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Senin
(10/10/2016).
Ahok merasa bukanlah orang yang anti atau memusuhi agama tertentu, termasuk Islam.
Ia mengatakan, selama pemerintahannya, banyak madrasah yang mendapat bantuan dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
"Bukan saya mau ria (pamer) ya, sekolah-sekolah Islam yang kami bantu izin berapa banyak, termasuk KJP (Kartu Jakarta Pintar) untuk madrasah, termasuk kami bangun masjid," ujar dia.
Oleh karena itu, Ahok meminta agar polemik mengenai ucapannya itu tak lagi diperpanjang.
Sistem peringatan dini NASA rilis temuan asteroid tersebut.
Asteroid menghantam bumi (foto ilustrasi) (The Sidney Morning Herald)
CB – Sistem
peringatan dini Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) menyatakan, Senin 31 Oktober 2016, sebuah asteroid dideteksi akan
melintasi Bumi, asteroid itu bernama asteroid “Halloween”.
Saat melintas, Halloween diperkirakan berjarak 310 ribu mil dari Bumi.
Dilihat dari jaraknya cukup dekat, sebab jarak lintasan itu sekitar 1,3
kali jarak Bumi ke Bulan. Mengingat hal tersebut, NASA pun membuat
peringatan dini atas temuan tersebut.
Dilansir Metro.co.uk, Senin 31 Oktober 2016, Paul Chodas dari
Jet Propulsion Laboratory NASA menyatakan, mereka telah menemukan
keberadaan asteroid Halloween sejak lima hari yang lalu, tepatnya 25
Oktober 2016, menggunakan teleskop di Hawaii.
“Ketika teleskop pertama menemukan objek bergerak. Semua yang Anda tahu
adalah, itu hanya sebuah titik, bergerak di langit,” kata Chodas.
Secara ukuran, NASA mengatakan, asteroid Halloween itu hampir setara
dengan meteorit Chelyabinsk, yang pernah menghantam Rusia pada 2013.
Sistem peringatan dini NASA menyebutkan, asteorid Halloween kemungkinan
berdiameter 25 meter, sedangkan meteorit Chelyabinsk berdiameter 20
meter.
Chodas mengatakan, perkiraan yang didapat dari teleskop memang
menjadi panduan bagi peneliti NASA untuk menentukan apakah bahaya atau
tidak objek yang melewati dekat dengan orbit Bumi.
Chobas menambahkan, dengan makin banyak teleskop yang ada, maka
manusia makin bisa mendapatkan informasi yang lebih detail tentang objek
antariksa yang dekat dengan Bumi.
Ada 15 Ribu Komet dan Asteroid yang Bisa Mengancam Bumi
Angka tersebut naik signifikan dari beberapa tahun lalu.
Asteroid dalam perjalanan ke Bumi (ilustrasi) (dailymail.co.uk)
CB – Tim
astronom internasional menemukan angka terbaru mengenai keberadaan komet
maupun asteroid dekat Bumi yang bisa mengancam. Angka objek dekat yang
bisa mengancam Bumi makin meningkat signifikan dalam beberapa tahun
belakangan ini. Jika tiga tahun terakhir masih 5 ribu komet asteroid
dekat yang bisa mengancam Bumi, kini jumlah terbaru mencapai 15 ribu
komet maupun asteroid.
Dilansir New atlas, Senin 31 Oktober 2016, tim astronom
menggunakan teleskop tercanggih, Pan-STARRSdidi Hawaii dan Catalina Sky
Survey di Arizona untuk mencari keberadaan komet dan asteroid dekat
Bumi.
“Tingkat penemuan telah tinggi dalam beberapa tahun terakhir. Tim di
seluruh dunia telah menemukan rata-rata 30 objek tersebut per minggu,"
kata Ettore Perozzi.
Angka tersebut, meningkat signifikan dibanding beberapa dekade lalu.
Beberapa puluh tahun lalu, rata-rata ditemukan 30 objek dekat Bumi baru
pada tahun-tahun tertentu.
Menurut Perozzi, komet dan asteroid yang mereka temukan 90 persen
memiliki lebar dari seribu meter, dan hanya 10 persen di antaranya
dengan lebar kira-kira 100 meter dan hanya satu persen yang lebarnya 40
meter.
Bicara soal dampaknya, bisa dilihat dari pengalaman di meteor
Chelyabinsk, Rusia pada tiga tahun yang lalu. Meteorit yang ukuran 20
meter saja, menyebabkan 15 ribu orang terluka dan beberapa bangunan
rusak parah. Dampak yang lebih besar bakal dirasakan jika komet maupun
asteroid berukuran 40 menghantam wilayah bumi, apalagi ukuran 1000
meter.
Mengingat dampak dan bahayanya, para astronom berusaha mencegah risiko,
salah satunya dengan pengamatan intensif lewat teleskop. Menurut survei
Large Synoptic Survey Telescope, pada 2022, Chile akan dihantam komet.
Para
marinir AS bergabung dengan marinir Norwegia, Inggris dan Belanda dalam
latihan militer di dekat dekat Trondheim. Foto/US Departement of
Defence
MOSKOW
- Norwegia telah diperingatkan keras oleh politisi senior Rusia bahwa
negara itu bisa jadi target serangan nuklir Rusia setelah mengizinkan
pengerahan 330 marinir Amerika Serikat (AS) di wilayahnya. Pengerahan
ratusan marinir AS itu dianggap sebagai ancaman militer langsung
terhadap Rusia.
Peringatan itu disampaikan Frants Klintsevich,
Wakil Ketua Komite Pertahanan dan Keamanan Parlemen Rusia, dalam
wawancaranya dengan channel Rusia, TV2.
Norwegia
bergabung dengan NATO pada tahun 1949 dengan jaminan tidak akan
mengizinkan pasukan asing ditempatkan di sana. “Ini sangat berbahaya
untuk Norwegia dan Norwegia,” ujarnya mengacu pada izin penyebaran 330
marinir AS di Norwegia.
”Bagaimana kiami harus bereaksi terhadap
ini? Kami sebelumnya tidak pernah memasang Norwegia pada daftar target
untuk senjata strategis kami. Tetapi jika ini berkembang, penduduk
Norwegia akan menderita,” ujarnya.
”Karena kami perlu bereaksi
terhadap ancaman militer definitif. Dan kami memiliki hal-hal untuk
bereaksi terhadap itu, saya mungkin juga mengatakan seperti itu,” lanjut
dia, yang dikutip semalam (31/10/2016).
Namun, Menteri
Pertahanan Norwegia, Ine Eriksen Soreide, telah menolak kritik Rusia.
Dia mengatakan bahwa penyebaran 330 marinir AS di dekat
Trondheim—sekitar 700 mil dari perbatasan Rusia—hanya uji coba yang akan
dipertimbangkan kembali pada tahun depan.
“Tidak ada alasan
objektif bagi Rusia untuk bereaksi terhadap ini. Tetapi Rusia bereaksi
pada saat dengan cara yang sama terhadap hampir semua negara-negara
NATO,” katanya.
Komandan Korps Marinir AS untuk Eropa dan Afrika,
Mayor Jenderal Niel Nelson, mengatakan bahwa penyebaran ratusan marinir
itu akan memberikan kesempatan bagi korps untuk berlatih langsung
dengan pasukan Norwegia.
”Setelah merotasi kehadiran (militer) di
Norwegia akan meningkatkan kemampuan kolektif dari dua kekuatan kami
untuk bekerja sama” ujarnya.
Presiden
Rusia Vladmir Putin telah menangguhkan perjanjian AS-Rusia tahun 2000
soal pembuangan plutonium dari hulu ledak nuklir non-aktif.
Foto/Sputnik/Aleksey Nikolskyi
MOSKOW
- Pemerintah Rusia pada hari Senin memublikasikan berlakunya
penangguhan perjanjian dengan Amerika Serikat (AS) soal pembuangan
plutonium dari hulu ledak nuklir yang dinonaktifkan. Mulai tahun 2018,
Rusia berencana memproses ulang 34 ton plutonium, bahan yang bisa untuk
membuat ribuan senjata nuklir.
Penangguhan perjanjian
pasca-Perang Dingin itu sudah diteken Presiden Vladimir Putin itu
beberapa waktu lalu dengan alasan AS membuat kebijakan luar negeri yang
bermusuhan dengan Rusia. Perjanjian AS dan Rusia itu dibuat tahun 2000
dengan semangat mengurangi senjata nuklir dunia.
Informasi pemberlakukan penangguhan perjanjian itu muncul di website resmi informasi hukum Rusia, kemarin, yang dilansir kantor berita RIA Novosti.
“Rusia
menangguhkan kesepakatan, karena perubahan drastis dari keadaan,
munculnya ancaman terhadap stabilitas strategis sebagai akibat dari
tindakan bermusuhan AS terhadap Federasi Rusia dan ketidakmampuan AS
untuk menyediakan kewajiban yang diterima guna memanfaatkan kelebihan
plutonium-senjata sesuai dengan perjanjian,” bunyi pernyataan
penangguhan perjanjian yang dipublikasikan di website tersebut, yang dikutip semalam (31/10/2016).
Apabila
perjanjian itu dilanjutkan, AS harus mengurangi kehadiran militernya di
wilayah anggota NATO setelah tahun 2000, membatalkan Undang-Undang
Magnitsky soal larangan masuk warga Rusia—yang masuk daftar sanksi—ke
AS.
Selain itu, Rusia juga menuntut AS mencabut sanksi-sanksi
anti-Moskow dan membayar kompensasi atas kerugian yang dialami Rusia
akibat penerapan kebijakan AS.
Penangguhan perjanjian yang diteken oleh Presiden Putin sudah disetujui parlemen Rusia tak lama setelah diajukan.
Meski
dampak penangguhan perjanjian itu membuat Rusia berpotensi menghasilkan
ribuan senjata nuklir, namun Wakil Menteri Luar Negeri Rusia, Sergey
Ryabkov, mengklaim bahwa penangguhan perjanjian tidak akan mempengaruhi
komitmen Moskow terkait dengan keamanan nuklir internasional. Ryabkov
juga menjamin, keputusan Presiden Putin tersebut tidak mengganggu Nuclear Non-Proliferation Treaty.
Kawasan
kepulauan yang jadi sengketa di Laut China Selatan. Indonesia dan
Australia pertimbangkan patroli bersama di Laut China Selatan.
Foto/REUTERS
JAKARTA
- Indonesia dan Australia sedang mempertimbangkan untuk patroli bersama
di Laut China Selatan. Indonesia menegaskan, usulan patroli bersama ini
bukan untuk menganggu hubungan dengan China, negara yang mengklaim
hampir seluruh kawasan Laut China Selatan.
Kawasan maritim yang
menghasilkan sekitar USD5 triliun setiap tahunnya dari lalu lintas kapal
perdagangan global itu jadi sengketa antara China dan lima negara Asia.
Menteri
Pertahanan Indonesia, Ryamizard Ryacudu, mengatakan bahwa dia telah
mengusulkan patroli bersama dengan Australia di Laut China Selatan yang
dia sebut sebagai “patroli perdamaian”. Usulan yang dia sampaikan pada
pertemuan di Bali pekan lalu itu bertujuan untuk memerangi praktik illegal fishing.
”Ini
adalah patroli bersama atau patroli terkoordinasi, itu hal yang sama,”
kata Ryamizard kepada wartawan. ”Tidak ada niat untuk mengganggu
hubungan (dengan China). Hal ini disebut patroli perdamaian, ini membawa
perdamaian. Ini adalah tentang melindungi ikan di daerah
masing-masing,” ujarnya.
Menteri Pertahanan Australia, Marise Payne, mengatakan kepada Fairfax Media, Senin (31/10/2016), kedua pihak telah setuju untuk mengeksplorasi opsi guna meningkatkan kerjasama maritim.
”Hal
ini dapat mencakup kegiatan terkoordinasi di Laut China Selatan dan
Laut Sulu yang konsisten dengan kebijakan Australia untuk melaksanakan
hak kebebasan navigasi sesuai dengan hukum internasional dan dukungan
kami untuk keamanan regional,” katanya.
Indonesia sejatinya tidak
terlibat sengketa kepulauan di Laut China Selatan. Namun, Indonesia dan
China beberapa kali bersitegang di sekitar Kepulauan Natuna yang masuk
wilayah Indonesia setelah kapal-kapal nelayan China memasuki wilayah itu
secara ilegal.
Pengadilan arbitrase internasional di Den Haag
pada Juli 2016 memutuskan bahwa klaim China atas hampir semua perairan
strategis di Laut China Selatan tidak berdasar. Namun China menolak
putusan itu, dan pada bulan September melakukan latihan militer bersama
untuk pertama kalinya dengan Rusia di Laut China Selatan.
Sedangkan Australia telah bersumpah untuk terus menggunakan hak kebebasan navigasi di Laut China Selatan setelah putusan itu.