Senin, 31 Desember 2018

Taliban Tolak Ajakan Dialog Damai Pemerintah Afghanistan

Kelompok gerilyawan Taliban dilaporkan telah menolak seruan pemerintah Afghanistan untuk melakukan pembicaraan damai resmi, di Arab Saudi pada awal tahun depan. Foto/Istimewa

KABUL - Kelompok gerilyawan Taliban dilaporkan telah menolak seruan pemerintah Afghanistan untuk melakukan pembicaraan damai resmi, yang rencananya akan digelar di Arab Saudi pada awal tahun depan.

Berbicara dengan syarat anonim, seorang pemimpin Taliban mengatakan bahwa perwakilan kelompoknya akan bertemu pejabat Amerika Serikat (AS) di Jeddah untuk perundingan putaran kelima dalam beberapa hari ke depan, tetapi tidak dengan perwakilan pemerintah Afghanistan.

"Kami akan bertemu para pejabat AS di Arab Saudi pada Januari tahun depan dan kami akan memulai pembicaraan kami yang tetap tidak lengkap di Abu Dhabi. Namun, kami telah menjelaskan kepada semua pemangku kepentingan bahwa kami tidak akan berbicara dengan pemerintah Afghanistan," kata pemimpin Taliban itu, seperti dilansir PressTV pada Minggu (30/12).

Hal senada juga disampaikan oleh juru bicara Taliban, Zabihullah Mujahid yang mengatakan para pemimpin kelompok itu tidak akan berbicara dengan pemerintah Afghanistan.


Perwakilan dari Taliban, AS, dan negara-negara kawasan telah bertemu untuk keempat kalinya awal bulan ini di Abu Dhabi, untuk mencari cara dalam mengakhiri perang 17 tahun di Afghanistan. 

Sementara itu, Presiden Afghanistan, Ashraf Ghani mengatakan perundingan itu harus dipimpin oleh Afghanistan dan dimiliki oleh Afghanistan. Dia bersikeras pada upaya berkelanjutan untuk membangun jalur langsung komunikasi diplomatik dengan Taliban.


Credit Sindonews


https://international.sindonews.com/read/1366791/40/taliban-tolak-ajakan-dialog-damai-pemerintah-afghanistan-1546174434